Loading...
Pilih Tema
Sekretaris Daerah

Sekda Zulhidayat Dorong Implementasi Jejaring Program Gizi KIA KESPRO Untuk Keberhasilan Pembangunan Kesehatan

 

Prokompim Tanjungpinang – Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, S. Hut, MM membuka kegiatan Koordinasi Implementasi Jejaring Program Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta Kesehatan Reproduksi (Kespro), yang dilaksanakan di Aula Hotel Nite & Day, Selasa (29/9).

Dalam sambutannya, Sekda Zulhidayat menekankan bahwa masalah gizi, kesehatan Ibu dan Anak, serta kesehatan reproduksi adalah isu prioritas dan indikator utama keberhasilan pembangunan kesehatan dan sumber daya manusia di Kota Tanjungpinang. "Untuk urusan gizi, ibu hamil, dan anak serta kesehatan reproduksi ini bukan hanya urusan Dinas Kesehatan saja, namun Ini adalah urusan kita semua. Maka kita semua harus kompak, karena ujung tombak suksesnya koordinasi jejaring gizi dan masa depan generasi Tanjungpinang adalah pada kita semua," ucapnya.

Ia menyebutkan, koordinasi jejaring yang kuat antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit, swasta, kader PKK, Ketua RT RW adalah kunci. Informasi terkait program Gizi, KIA, dan Kespro tidak dapat berjalan sendiri, harus ada jejaring yang solid. "Dinas Kesehatan tidak mungkin bisa mencari informasi sendiri, namun pasti membutuhkan bantuan dari perangkat RT RW, Puskesmas, PKK, Posyandu, KUA dan pihak lainnya yang siap memberikan informasi terkait data ibu hamil risiko tinggi, data kesehatan Ibu dan Anak, serta data Caten yang akan melakukan pernikahan yang ada diwilayahnya untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan tahap awal agar Tanjungpinang sehat dan Zero New Stunting serta jejaring gizi ini dapat berjalan dengan sukses," pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Dalduk-KB Kota Tanjungpinang, Rustam, S.KM, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen lintas sektor dan lintas program dalam meningkatkan akses, cakupan dan berkesinambungan pelayanan kesehatan. "Permasalahan gizi, kesehatan Ibu dan Anak serta kesehatan reproduksi memiliki keterikatan yang erat, sehingga membutuhkan penanganan secara integrasi. Salah satu sasaran untuk menunjang kesehatan Ibu dan anak adalah Calon pengantin, maka diharapkan bagi seluruh calon pengantin yang akan melalukan pernikahan, agar melakukan check kesehatan terlebih dahulu, untuk mendeteksi jika ada kendala kesehatan yang terjadi agar bisa mengurasi resiko yang akan terjadi dikemudian hari," jelasnya.

Dijelaskan, kegiatab bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pusat TA 2026, diikuti oleh 97 peserta yang terdiri dari lintas OPD, Kantor Urusan Agama, Kepala Puskesmas se-Kota Tanjungpinang, dokter, bidan koordinator, ahli gizi puskesmas, perwakilan rumah sakit, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), TP-PKK Kota Tanjungpinang, serta lintas sektor terkait.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini