Rencana Pembangunan Jembatan Sei Toca, Lis Harap Dukung Aktivitas Ekonomi dan Konektivitas Kawasan
Prokompim Tanjungpinang – Kawasan
Tanjungpinang Timur saat ini menjadi salah satu kawasan dengan pertumbuhan penduduk yang cukup pesat. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan pembangunan infrastruktur, konektivitas dan penataan kawasan yang terencana, salah satunya melalui pembangunan Jembatan Sei Toca di Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., pada expose rencana pembangunan Jembatan Sei Toca, yang dilaksanakan di Gedung Balai Pertemuan Kampung Sidomulyo, Rabu (30/9).
Dalam kesempatan itu Lis menyampaikan, pembangunan Jembatan Sei Toca merupakan bagian penting dalam mendukung pengembangan Kampung Sidomulyo dan kawasan sekitarnya. Infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi mobilitas masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari penataan kawasan untuk kebutuhan pembangunan dalam jangka panjang. “Pembangunan ini jangan hanya kita lihat manfaatnya untuk hari ini. Kita harus melihat bagaimana perkembangannya 10, 20, bahkan 30 tahun ke depan. Karena itu, pembangunan infrastruktur harus kita persiapkan sejalan dengan perkembangan kawasan,” ucapnya.
Lis menjelaskan, pembangunan Jembatan Sei Toca diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kampung Sidomulyo dan kawasan sekitarnya. Jembatan ini akan memperkuat konektivitas antarwilayah, mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, serta memperlancar mobilitas orang dan barang.
Selain itu, keberadaan jembatan diharapkan dapat membuka akses terhadap kawasan yang terus berkembang, sehingga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan akses menuju fasilitas pelayanan publik. “Jembatan ini bukan hanya soal membangun akses dari satu titik ke titik lainnya. Kita ingin infrastruktur ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan. Ketika akses semakin baik, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, kegiatan ekonomi bisa tumbuh, dan kawasan ini dapat berkembang secara lebih terarah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan juga harus diikuti dengan penataan kawasan dan kepedulian bersama terhadap lingkungan, khususnya keberadaan aliran Sungai Toca. Dengan demikian, peningkatan konektivitas dan perkembangan kawasan tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga fungsi lingkungan serta mengantisipasi persoalan banjir di masa mendatang.
Lis mengajak masyarakat Kampung Sidomulyo untuk bersama-sama menjaga kawasan Sei Toca setelah pembangunan jembatan nantinya. Ia berharap pembangunan jembatan dapat berjalan beriringan dengan penataan lingkungan sehingga pertumbuhan kawasan tetap terkendali dan berkelanjutan. “Harapan kita, Sei Toca berkembang, Kampung Sidomulyo juga berkembang, tetapi berkembang tanpa merusak sistem lingkungan yang ada ,” harapnya.
Terakhir, Lis mengapresiasi kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepulauan Riau dan Kementerian Pekerjaan Umum atas dukungan dalam merealisasikan pembangunan Jembatan Sei Toca. “Apresiasi dan terima kasih kepada BPJN Kepulauan Riau dan Kementerian Pekerjaan Umum atas dukungan terhadap pembangunan Jembatan Sei Toca. Mudah-mudahan pembangunan ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses dan mobilitas, serta menjadi bagian dari pengembangan kawasan ini ke depan,” pungkasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan expose oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang terkait rencana pembangunan Jembatan Sei Toca, yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan dialog bersama masyarakat untuk menyampaikan informasi, masukan, serta aspirasi terkait rencana pembangunan tersebut.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang