Loading...
Pilih Tema
Walikota

Audiensi Pegadaian, Lis Apresiasi Transformasi Produk Layanan Untuk Masyarakat

Prokompim Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., menerima audiensi Head Area PT. Pegadaian Area Kepri, Aris Suroso Mualim, bersama jajaran Kepala Cabang Pegadaian Kota Tanjungpinang, di Kantor Wali Kota, Rabu (30/9).

Audiensi tersebut membahas transformasi layanan Pegadaian yang kini tidak hanya dikenal sebagai tempat untuk menggadaikan emas, tetapi juga sebagai sarana masyarakat untuk menabung emas dengan manfaat jangka panjang.

Aris Suroso Mualim menjelaskan, Pegadaian saat ini terus mengembangkan layanan agar masyarakat tidak hanya menjadikan emas sebagai barang yang digadaikan ketika membutuhkan dana, tetapi juga sebagai aset yang dapat dikumpulkan secara bertahap melalui layanan tabungan emas.

“Sekarang Pegadaian sudah bertransformasi. Jadi masyarakat tidak hanya datang untuk menggadaikan emas, tetapi juga bisa mulai menabung emas. Dengan menabung, masyarakat bisa mengumpulkan emas secara bertahap dan memanfaatkannya untuk kebutuhan jangka panjang,” jelasnya.

Kemudahan tersebut juga didukung melalui Tring by Pegadaian, yaitu aplikasi digital Pegadaian yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan dan transaksi emas, termasuk membeli, menjual, maupun menabung emas. Melalui layanan digital tersebut, masyarakat dapat mengelola transaksi emas dengan lebih praktis.

“Melalui Tring, masyarakat juga diberikan kemudahan untuk melakukan transaksi emas. Jadi membeli emas, menjual emas, maupun menabung emas bisa dilakukan dengan lebih mudah melalui layanan yang kami sediakan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Lis mengatakan agar Pegadaian memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan mekanisme menabung emas. Ia menilai, edukasi menjadi hal penting agar masyarakat memahami konsep menabung emas secara utuh. Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan pemahaman mengenai kondisi saat ini, pola menabung emas, serta manfaat yang dapat diperoleh dalam jangka panjang.

“Yang paling penting, berikan pemahaman kepada masyarakat. Kondisinya seperti apa sekarang, menabung emas itu keuntungannya ke depan bagaimana, polanya bagaimana. Edukasi ini harus dibuat sederhana supaya bisa dimengerti masyarakat awam, khususnya masyarakat Kota Tanjungpinang,” ungkapnya.

Lis berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti pada pengenalan produk, tetapi juga memberikan pemahaman yang utuh mengenai cara dan manfaat menabung emas, sehingga masyarakat dapat menentukan pilihan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

“Jadi masyarakat harus tahu, bukan hanya tahu produknya saja. Mereka harus paham bagaimana caranya, bagaimana polanya, dan apa manfaatnya untuk ke depan. Kalau sudah paham, masyarakat bisa menentukan sendiri sesuai kebutuhan dan kemampuan,” pungkasnya.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini