Loading...
Pilih Tema
Walikota

Rakor Bersama Kepala Sekolah, Lis Tekankan Transformasi Pendidikan dan Penguatan Tata Kelola

 

Prokompim Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., bersama Wakil Wali Kota, Drs. H. Raja Ariza, M.M., memimpin Rapat Koordinasi bersama Kepala Sekolah se-Kota Tanjungpinang, yang digelar di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota, Jumat (16/10).

Dalam arahannya, Lis menegaskan bahwa rapat koordinasi menjadi ruang evaluasi untuk mengidentifikasi persoalan, merumuskan solusi, dan menghasilkan kebijakan yang tepat bagi kemajuan pendidikan. Ia meminta seluruh kepala sekolah bersikap proaktif dalam mengantisipasi dan menangani berbagai persoalan, baik yang berkaitan dengan peserta didik maupun tenaga pendidik.

"Setiap permasalahan harus ditangani secara cepat agar tidak berkembang lebih luas, disertai koordinasi dengan Dinas Pendidikan maupun pimpinan daerah sesuai kebutuhan. Ketika ada persoalan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghentikan agar masalah itu tidak berkembang lebih jauh. Setelah itu, lakukan koordinasi untuk mencari solusi dan menentukan langkah penyelesaian yang tepat,” tegasnya.

Lis menambahkan, transformasi pendidikan juga harus diwujudkan melalui lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Ia secara khusus mengingatkan kepala sekolah untuk memperhatikan keselamatan dan kesehatan peserta didik, termasuk kondisi kualitas udara akibat kabut asap, serta mengikuti arahan instansi berwenang dalam menentukan pelaksanaan kegiatan pembelajaran.

"Perlindungan peserta didik merupakan bagian penting dari tanggung jawab satuan pendidikan. Karena itu, kepala sekolah harus mengutamakan langkah pencegahan dan memastikan setiap kebijakan yang diambil berorientasi pada kepentingan terbaik anak," ungkapnya.

Lebih lanjut, Lis menekankan pentingnya kedisiplinan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, pembinaan perilaku dan karakter peserta didik, serta kelengkapan administrasi dan tertib pengelolaan keuangan sekolah. Selain itu, peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan perlu menjadi perhatian bersama agar penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel, sekaligus menjaga mutu dan reputasi pendidikan Kota Tanjungpinang.

"Disiplin, pembinaan karakter peserta didik, kelengkapan administrasi, serta pengelolaan keuangan yang akuntabel harus menjadi perhatian bersama. Kita ingin setiap sekolah mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan sesuai ketentuan demi menjaga mutu pendidikan Kota Tanjungpinang," sebutnya.

Lis berharap kepala sekolah mampu menjadi pemimpin yang tegas, bijaksana, adil, terbuka, dan memberikan keteladanan dalam menjalankan tugas. Melalui kepemimpinan yang kuat dan berintegritas, diharapkan lahir generasi Tanjungpinang yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, sehat, kreatif, serta mampu menghadapi tantangan zaman.

“Mari kita bekerja dengan hati, memimpin dengan keteladanan, dan mengelola sekolah dengan penuh tanggung jawab demi mewujudkan transformasi pendidikan dan masa depan Kota Tanjungpinang yang lebih baik.” harapnya.

Sementara itu, Wawako Ariza mengajak kepala sekolah dan guru untuk senantiasa introspeksi diri serta mengevaluasi peran, sikap, dan perilaku dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Ia menegaskan bahwa kepala sekolah tidak hanya bertanggung jawab atas manajemen sekolah, tetapi juga harus mampu menjadi pemimpin (leader), manajer (manager), inovator, motivator, dan pemecah masalah (problem solver).

“Bercerminlah pada diri sendiri. Bukan hanya penampilan yang perlu diperhatikan, tetapi juga hati, sikap, dan perilaku agar kita menjadi teladan bagi anak-anak,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan pendidikan dan transformasi teknologi menuntut perubahan paradigma pengelolaan sekolah yang tidak hanya berfokus pada manajemen, tetapi juga mencakup peserta didik, lingkungan sosial, serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya pendekatan humanis dan empati dalam memahami perubahan perilaku serta kebutuhan peserta didik.

“Jangan hanya memandang anak didik dengan mata, tetapi juga dengan hati dan perasaan, agar kita mampu memberikan pendampingan dan pendidikan sesuai kebutuhan mereka,” pesannya.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama para kepala sekolah membahas berbagai tantangan dan hambatan yang dihadapi satuan pendidikan, khususnya dalam penguatan kepemimpinan sekolah, percepatan peningkatan mutu pembelajaran, serta penerapan tata kelola pendidikan yang transparan dan akuntabel.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini