Rahma Hadiri Peringatan Hari Jadi Ke-623 Kabupaten Wajo
Prokompim Tanjungpinang — Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S. IP hadir pada silahturahmi atau dikenal dengan Tudang Sipulung, dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Wajo (HJW) ke-623 di kawasan Ruang Terbuka Hijau Taman Calaccu, Sengkang, Sulawesi Selatan, Senin (28/3).
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Wajo, Amran Mahmud dan Amran, mendapat banyak apresiasi pada kesempatan ini. Pasangan kepala daerah dengan sebutan Dua Amran dinilai mampu membangun Bumi Lamaddukelleng mesti di tengah hantaman pandemi COVID-19.
Apresiasi juga diberikan Rahma, yang merupakan salah satu Walikota perempuan yang merupakan putri asli daerah asal Kecamatan Tanasitolo dan menyampaikan bahwa Kepala daerah Wajo merupakan sosok yang terbilang populer di Indonesia.
“Kepimpinan dua amram patut di apresiasi karena telah banyak membangun dan kemajuan untuk Kabupaten Wajo. Mudah-mudahan visi misi yang disusun terrealisasi untuk kesejahteraan masyarakatnya”, ucap Rahma.
Rahma mengakui, tidak mudah mengelola pemerintahan khususnya di masa pandemi. “Kita harus tahan banting dan tangguh karena belum pernah ada Bupati atau Walikota sebelumnya yang menghadapi kondisi pandemi COVID-19 yang penuh dengan tantangan”, tuturnya.
Diahir sambutannya Rahma mengucapkan Selamat hari jadi Kabupaten Wajo. Semoga di usia ke-623 Kabupaten Wajo semakin maju dan bangkit kembali dalam pemulihan ekonomi setelah Pandemi Covid-19. “Atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam kesempatan ini turut menyampaikan selamat hari jadi Wajo ke-623, dan tercapainya sesuai dengan tema Hari Jadi Kabupaten Wajo tahun ini, Bangkit, Maju, dan Sejahtera Berlandaskan Nilai-nilai Budaya Masyarakat”, tutupnya.
Sementara, Bupati Wajo, Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos, M.Si, mengaku sejak pandemi COVID-19, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus berkurang. “Dibandingkan sebelum ada COVID-19, selisih anggaran ada sekitar Rp200 M. Artinya, dalam tiga tahun anggaran APBN kita berkurang Rp600 miliar sehingga begitu banyak program yang tidak maksimal,” ujarnya.
Ditambahkannya, hal itu tidak menjadi penghalang untuk terus memacu perekonomian dan pembangunan infrastruktur. “Kita berhasil mengangkat kembali ekonomi kita di atas rata-rata provinsi dan rata-rata nasional. Kita berdoa dengan momentum HJW berkat doa dan semangat kita semua, Wajo kembali bangkit, maju, dan sejahtera lepas dari keterpurukan terutama akibat pandemi COVID-19”, harapnya.
Sekretaris Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI, Robben Rico, turut menyampaikan meskipun dirinya baru pertama kali datang, dirinya selalu memantau perkembangan Wajo. “Saya melihat di berbagai media, Bupati Wajo ini sangat gigih dan selalu berupaya untuk menyejahterakan masyarakat Wajo,” tuturnya.
Kegiatan ditutup oleh Wakil Bupati, Amran, yang menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kehadiran semua undangan. “Kami juga menyampaikan permohonan maaf jika sekiranya terdapat hal-hal yang kurang berkenan dalam pelaksanaan kegiatan ini,” Tutup Amran.
Pada kesempatan malam ramah tamah Tudang Sipulung, Rahma menyerahkan cendera mata berupa Tanjak dan bingkisan ciri khas Kota Tanjungpinang sebagai tanah Bunda Melayu kepada Bupati Wajo, Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos, M.Si dan wakil Bupati, Amran.
Kegiatan dilanjutkan dengan rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Wajo. Untuk mempekenalkan budaya melayu, Rahma menggunakan baju adat Melayu dan mengenakan tudung manto.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang