Loading...
Pilih Tema
Ketua PKK

Program Menyapa Pesisir, Ketua PKK Tekankan Pentingnya Kepedulian Sosial dan Kolaborasi Kader

Prokompim Tanjungpinang – Komitmen Tim Penggerak (TP) PKK Kota Tanjungpinang hadir lebih dekat dengan masyarakat pesisir terus diwujudkan melalui program Menyapa Pesisir. Pada kegiatan kali ini, Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni, S.H., mengunjungi Kelurahan Tanjungpinang Barat (Teluk Keriting) untuk berdialog sekaligus memperkuat koordinasi dengan para kader dan pemangku kepentingan di tingkat kelurahan, yang dilaksanakan di Balai pertemuan RW 15, Jl. Usman harun, Senin (3/8).

Dalam sambutannya, Ketua PKK Weni menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK, TP Posyandu, dasawisma, pemerintah kelurahan, kecamatan, puskesmas, dan semua pihak yang terus bersinergi. Kehadiran kita hari ini bukan sekadar bersilaturahmi, tetapi memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Terima kasih kepada seluruh kader PKK, TP Posyandu, dasawisma, pemerintah kelurahan, kecamatan, tenaga kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah hadir dan terus bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran dan dedikasi Ibu-ibu sekalian merupakan kekuatan utama dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu membawa perubahan dalam penyelenggaraan Posyandu. TP Posyandu kini memiliki ruang lingkup yang lebih luas dengan menjalankan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), sehingga diperlukan pemahaman yang sama agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan. Ia menegaskan Posyandu merupakan mitra strategis yang bekerja sejajar dalam mendukung program pemerintah. Keduanya memiliki peran berbeda, namun saling melengkapi untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

"Jangan sampai muncul anggapan bahwa PKK dan Posyandu berjalan sendiri-sendiri. Justru keduanya harus saling menguatkan. Kalau tidak bersinergi, pelayanan kepada masyarakat tidak akan berjalan maksimal," tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua PKK Weni mengingatkan bahwa kader PKK tidak hanya berperan dalam kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi penggerak yang hadir di tengah masyarakat untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial. Mulai dari mendorong imunisasi anak, 
memperhatikan ibu hamil, mendampingi lansia, mendukung pendidikan anak usia dini, hingga membantu penanganan keluarga rentan.

"Wilayah Tanjungpinang Barat memiliki ribuan penduduk dengan berbagai persoalan yang harus dipahami. Karena itu, kader PKK harus mampu membaca kondisi wilayahnya dan hadir memberikan solusi bersama pemerintah," katanya.

Selain itu, Ketua PKK mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk TP Posyandu, BKMT, bank sampah, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan lainnya. Menurutnya, semangat gotong royong harus terus dipelihara tanpa membedakan latar belakang.

"Kebersihan lingkungan, kesehatan keluarga, pendidikan anak, hingga kerukunan masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat menghadirkan lingkungan yang sehat, nyaman, dan harmonis," pungkasnya.

Usai sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan sesuai bidang kerja masing-masing kelompok. Pokja I mengunjungi BKMT Kelurahan Tanjungpinang Barat, Pokja II meninjau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Pokja III mengunjungi dasawisma dan bank sampah, sementara Pokja IV melakukan kunjungan ke rumah ibu hamil sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak di wilayah pesisir.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini