Wawako Ariza Dorong Anak Muda Kembangkan UMKM
Prokompim Tanjungpinang — Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M., dukung dan terus mendorong generasi muda untuk mengembangkan produk UMKM. Hal itu disampaikannya saat meresmikan store Kopiway, di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Selasa (17/3).
Dalam sambutannya, Wawako Ariza menyampaikan apresiasi atas kehadiran produk UMKM sebagai ruang baru yang tidak hanya menjadi tempat menikmati kopi, tetapi juga sebagai wadah berkumpulnya ide dan inspirasi. Ia menilai, budaya ngopi di Tanjungpinang memiliki makna yang lebih dalam, yakni sebagai sarana berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai persoalan.
“Ngopi di Tanjungpinang itu bukan sekadar minum kopi, tetapi juga menjadi ruang inspiratif. Di sinilah orang-orang berkumpul, berdiskusi, dan melahirkan gagasan untuk kemajuan bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wawako Ariza menyampaikan bahwa momentum ini menjadi bagian penting dalam mendorong tumbuhnya wirausaha muda sekaligus memperkuat citra Tanjungpinang sebagai kota yang kreatif, nyaman, dan penuh inspirasi. Menurutnya, meskipun bukan kota industri besar, Tanjungpinang memiliki potensi menjadi kota tujuan yang dirindukan.
“Tanjungpinang ke depan akan menjadi tempat orang makan, minum, dan berkumpul. Kota ini akan menjadi tempat kerinduan bagi banyak orang, baik dari Batam maupun Singapura, yang mencari suasana tenang dan nyaman,” tambahnya.
Terakhir, Wawako Ariza mengapresiasi atas semangat anak muda Tanjungpinang yang mulai berani berwirausaha dan menciptakan peluang baru, serta berharap kehadiran Kopiway dapat menjadi pemicu tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif di daerah.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang sangat mendukung ide-ide kreatif seperti ini. Semoga keberadaan Kopiway menjadi ruang yang tidak hanya menghadirkan kopi, tetapi juga seni, budaya, dan kreativitas, serta mudah-mudahan akan berkembang di tempat lainnya. Semoga UMKM terus berkembang dan mampu mendukung kemajuan Kota Tanjungpinang,” ungkapnya.
Sementara itu, Owner Kopiway, Herri Wijaya, mengungkapkan bahwa pembukaan ini merupakan awal perjalanan panjang dalam membangun brand kopi lokal yang beridentitas Tanjungpinang.
Ia menceritakan perjalanan usahanya yang dimulai dari nol, mulai dari meninggalkan profesi sebagai perawat, mencoba menjadi konten kreator, hingga akhirnya membangun usaha kopi dengan penuh perjuangan.
“Dulu kami memulai hanya dengan lima orang. Saya sendiri menjadi barista, dibantu keluarga. Alhamdulillah, saat ini Kopiway telah berkembang dan mampu mempekerjakan sekitar 50 orang,” jelasnya.
Herri juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Kopiway akan membuka cabang di Batam sebagai langkah ekspansi usaha sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja. Ia berharap Kopiway dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan peluang kerja dan menggerakkan ekonomi lokal.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah dan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang