Rakor Identifikasi PSU Bernilai Ekonomis, Zulhidayat Harapkan Penataan Aset Secara Optimal
Prokompim Tanjungpinang - Dalam rangka penataan aset daerah secara optimal, transparan dan berkelanjutan, Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar rapat koordinasi persiapan identifikasi Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) milik daerah yang memiliki nilai ekonomis. Rakor dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat S.Hut., di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Rabu (16/7).
Dalam arahannya, Sekda Zulhidayat mengatakan bahwa identifikasi ini bertujuan untuk menyeragamkan pelaksanaan pengumpulan data PSU di lapangan. Data yang dikumpulkan nantinya akan diolah secara sistematis dan dikaitkan dengan sistem pemetaan berbasis Geographic Information System (GIS). "Identifikasi ini dilakukan tidak hanya untuk menertibkan aset milik daerah, tetapi juga untuk mempermudah proses pengolahan dan pemetaan menggunakan GIS. Dengan begitu, potensi Pendapatan Asli Daerah dari PSU dapat terlihat secara jelas, terukur dan dapat segera ditindaklanjuti secara sah dan legal," ucapnya.
Lanjut dikatakannya, identifikasi adalah bagian dari upaya Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mencegah terjadinya praktik pungutan liar khususnya terhadap para pelaku usaha informal seperti pedagang kaki lima. "Dengan pemetaan dan data yang jelas, kita bisa menata dan mengelola lokasi PKL dengan baik. Ini penting agar tidak ada lagi pungli, karena kita sudah punya data yang sah dan dasar regulasinya kuat,” sebutnya.
Sekda Zulhidayat juga memaparkan lingkup pendataan serta langkah-langkah dalam proses identifikasi. Lingkup Pendataan mencakup, Identifikasi Prasarana, Sarana, dan Utilitas yang ada di lapangan, Pemutakhiran data eksisting, Penyesuaian dengan ketentuan teknis dan regulasi yang berlaku. Juga langka yang diambil dalam proses identifikasi, meliputi Penyusunan Time Schedule sebagai acuan waktu pelaksanaan kegiatan, Pembagian Tugas kepada tim sesuai dengan wilayah atau objek pendataan, Observasi langsung di lapangan untuk memastikan kondisi aktual PSU, Pendataan di lapangan dengan mengisi Form Data melalui aplikasi KoboToolbox.
Sekda Zulhidayat berharap proses identifikasi ini dapat segera dilaksanakan, sehingga data yang diperoleh dapat diolah dengan baik dan sesuai dengan ketentuan serta peraturan yang berlaku. "Dengan komitmen bersama, upaya identifikasi ini diyakini dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu. Apabila terdapat kendala di lapangan, diharapkan agar dapat dikomunikasikan untuk mencari solusi. Harapan kita dengan idenfikasi ini mampu mempercepat, menyederhanakan, dan meningkatkan akurasi data PSU yang akan diolah dan dievaluasi," pungkasnya.
Kegiatan disejalankan dengan sosialisasi penggunaan KoboToolbox, sebagai alat bantu identifikasi berbasis digital.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang