Loading...
Pilih Tema
Walikota

Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan, Lis Dorong Penguatan Kader Posyandu dan Digitalisasi Data

Prokompim Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., mendorong penguatan kapasitas kader Posyandu agar mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya pada kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan melalui sosialisasi peningkatan kapasitas Posyandu se-Kelurahan Kamboja, di ruang serbaguna Yayasan Permabudhi, Rabu (7/10).

Lis mengatakan, Posyandu memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan. Penguatan Posyandu tidak hanya berkaitan dengan jumlah, tetapi juga kualitas pelayanan, kesiapan sarana dan prasarana, serta kapasitas kader. “Yang paling penting adalah bagaimana meningkatkan kapasitas Posyandu agar semakin kuat, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Posyandu perlu diikuti evaluasi secara berkala untuk melihat sejauh mana pelayanan telah berjalan sesuai dengan tugas dan fungsi yang diharapkan. Kapasitas kader juga perlu terus ditingkatkan agar tidak hanya menjalankan pelayanan rutin, tetapi mampu mengembangkan kreativitas dan inovasi sesuai dengan kondisi serta persoalan yang dihadapi masyarakat. “Kader Posyandu ini harus terus di-upgrade. Kita tidak boleh hanya bekerja standar, tetapi harus ada kreativitas dalam mengembangkan Posyandu,” tambahnya.

Lis mendorong Kelurahan Kamboja bersama jajaran terkait menyusun konsep pengembangan Posyandu untuk lima tahun ke depan yang dijabarkan dalam target tahunan. Rencana tersebut, menurutnya, perlu mencakup upaya penanganan stunting serta pendataan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. “Di tangan ibu-ibu kader Posyandu, banyak pekerjaan pemerintah yang terbantu. Jadi, sambil melakukan pendataan Posyandu, kita juga perlu mengetahui kondisi ekonomi dan persoalan yang ada di masyarakat,” sebutnya.

Lis menilai, pendataan yang dilakukan kader secara baik akan membantu pemerintah memahami kondisi warga sekaligus menentukan langkah penanganan yang lebih tepat. Karena itu, ia juga menekankan pentingnya digitalisasi data Posyandu agar data dapat diperbarui dan dipantau dengan lebih mudah. “Mulai tahun depan, diharapkan pendataan Posyandu dapat dilakukan secara digital sehingga data yang tersedia lebih mudah diperbarui, dipantau, dan menjadi dasar dalam penyusunan program pemerintah,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, turut diserahkan bantuan peningkatan kapasitas kepada tujuh Posyandu. Masing-masing Posyandu menerima empat jenis bantuan, yakni kipas angin, printer, laptop, dan alat cek kesehatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan kapasitas kader Posyandu.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini