Loading...
Pilih Tema
Sekretaris Daerah

Pelatihan Fotografi, Sekda Zulhidayat Sebut Berperan Promosikan Potensi Daerah

Prokompim Tanjungpinang — Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, S.Hut., M.M., membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Fotografi yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, di Hotel Bintan Plaza, Selasa (3/11).

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 3–5 November 2026, diikuti 30 peserta dari unsur masyarakat dan perangkat daerah, dengan menghadirkan lima narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan fotografi peserta, mulai dari teknik pencahayaan, komposisi, penyuntingan, hingga kemampuan bercerita melalui visual serta sertifikasi kompetensi.

Dalam sambutannya, Sekda Zulhidayat menyampaikan bahwa fotografi memiliki peran penting dalam memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Tanjungpinang. “Fotografi bukan hanya soal teknik mengambil gambar, tetapi bagaimana kita mampu melihat sesuatu yang mungkin tidak dilihat orang lain. Sebuah foto bisa menyampaikan pesan, membangun persepsi, bahkan menggerakkan banyak orang. Karena itu, kita harus mampu menghadirkan sudut pandang yang menarik dan memiliki cerita,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan kualitas konten pada akun media sosial resmi pemerintah. Menurutnya, informasi dan potensi daerah perlu dikemas secara kreatif agar lebih menarik dan mampu menjangkau masyarakat luas. “Media sosial pemerintah harus mampu menyajikan informasi dengan cara yang lebih menarik. Kita memiliki banyak potensi yang perlu diperkenalkan, sehingga kemampuan fotografi dan pengemasan konten menjadi penting untuk membangun daya tarik Tanjungpinang,” ujarnya.

Sekda Zulhidayat berharap kemampuan fotografi para peserta dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan berbagai potensi Tanjungpinang, mulai dari sektor pariwisata, kebudayaan, hingga kuliner. “Melalui foto dan visual yang menarik, kita ingin masyarakat semakin mengenal Tanjungpinang, tertarik mengunjungi destinasi wisatanya, mengenal budayanya, serta menikmati produk kulinernya. Karya fotografi juga diharapkan dapat menjadi sarana promosi yang efektif bagi daerah,” harapnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa sekitar 51 persen perekonomian Kota Tanjungpinang ditopang oleh UMKM, khususnya sektor industri pengolahan. Karena itu, kemampuan menghasilkan foto produk yang menarik juga dapat membantu memperluas promosi dan meningkatkan daya tarik produk lokal. “Foto yang baik bisa membuat orang tertarik, bahkan membangkitkan keinginan untuk mencoba atau membeli suatu produk. Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini, kemampuan peserta semakin meningkat dan karya-karya yang dihasilkan mampu memperkenalkan potensi daerah serta membantu menggerakkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, S.Sos., menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis sekaligus kepekaan visual peserta. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu menghasilkan karya fotografi berkualitas dan memiliki nilai profesional. “Pelatihan ini tidak hanya memberikan penguatan keterampilan fotografi, tetapi juga mendorong peserta memahami komposisi, pencahayaan, penyuntingan, serta kemampuan bercerita melalui visual. Sertifikasi yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan nilai profesional peserta,” tuturnya.

Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap peserta dapat mengembangkan kemampuan fotografi secara profesional serta menghasilkan karya visual yang mampu mendukung promosi pariwisata, kebudayaan, dan produk unggulan daerah.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini