Lis Imbau Manfaatkan Perkembangan Teknologi Digital Sebagai Sarana Promosi dan Pemasaran
Prokompim Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., menutup rangkaian kegiatan AIM ASEAN Roadshow Tanjungpinang, Pelatihan AI bagi Pelaku UMKM, di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota, Kamis (6/8).
Dalam sambutannya, Lis menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mengentaskan kemiskinan melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. "Upaya tersebut dilakukan dengan membangun kolaborasi bersama berbagai pihak, memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memberikan pembinaan kepada rumah tangga prasejahtera agar mampu meningkatkan kesejahteraan secara mandiri," ucapnya.
Menurutnya, program pemberdayaan masyarakat harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan keluarga. Dan salah satu program inovasi yang akan dikembangkan Pemerintah Kota Tanjungpinang pada tahun mendatang adalah bantuan usaha peternakan ayam petelur bagi rumah tangga prasejahtera.
Melalui program tersebut, setiap kelompok akan mendapatkan bantuan ayam petelur beserta sarana pendukungnya. Dengan pengelolaan yang baik, setelah masa pemeliharaan sekitar tiga bulan, produksi telur diperkirakan mampu mencapai sekitar 500 butir per hari. Hasil tersebut diharapkan menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga penerima manfaat sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat. "Program-program seperti ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam mengurangi angka kemiskinan, karena masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk memiliki usaha yang berkelanjutan," jelasnya.
Selain sektor peternakan, Pemerintah Kota Tanjungpinang juga terus mendorong agar UMKM lokal mampu naik kelas melalui berbagai pelatihan, pendampingan, hingga perluasan akses pemasaran. Lis mengapresiasi semangat para pelaku UMKM yang terus berinovasi mengembangkan produk unggulan daerah.
Salah satu produk yang mendapat perhatian adalah otak-otak, kuliner khas Tanjungpinang yang dinilai memiliki cita rasa dan potensi pasar yang besar. Menurutnya, produk-produk lokal seperti ini harus terus dikembangkan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas sekaligus menjadi kebanggaan daerah.
Untuk itu, Lis mengajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pemasaran. Dengan memanfaatkan media digital secara optimal, pelaku usaha dapat menjangkau pasar yang lebih luas sehingga usaha yang dijalankan semakin berkembang. "Teknologi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Saat ini promosi tidak lagi terbatas secara langsung, tetapi bisa dilakukan melalui berbagai platform digital. Dengan demikian, usaha masyarakat akan semakin dikenal dan memiliki peluang berkembang lebih besar," katanya.
Terakhir, Lis mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat Tanjungpinang yang lebih mandiri, sejahtera, dan memiliki daya saing melalui pengembangan UMKM serta berbagai program pemberdayaan ekonomi. "Bersama kita berkolaborasi untuk mengentaskan kemiskinan, dengan bentuk kepedulian untuk UMKM dan rumah tangga prasejahtera pembinaan," pungkasnya.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang