Lis Dukung Kegiatan Sempena Hari Santri, Tekankan Pentingnya Persiapan Matang
Prokompim Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H.,
menerima audiensi dari Ketua Tim Pondok Pesantren dan Ma’had Ali Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau beserta jajaran, di Kantor Wali Kota, Jumat (18/9).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Tim Pondok Pesantren, Sunaryo, menyampaikan terkait rencana dan kesiapan teknis pelaksanaan peringatan Hari Santri yang dijadwalkan pada 22 Oktober 2026. Pertemuan ini menjadi bagian dari koordinasi dan komunikasi bersama antara panitia dan Pemerintah Kota Tanjungpinang guna memastikan berbagai kebutuhan dapat dipersiapkan dengan baik, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara tertib dan lancar.
“Peringatan Hari Santri tahun ini diperkirakan akan diikuti sekitar 3.000 santri. Untuk itu, kami berharap dapat bekerjasama dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan kegiatan, khususnya dukungan transportasi bagi para santri menuju lokasi upacara. Kami berharap melalui koordinasi yang baik, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan para santri dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman," ucapnya.
Menanggapi rencana kegiatan tersebut, Lis menekankan pentingnya persiapan yang dilakukan secara bersama, khususnya dalam memperhatikan kondisi dan kenyamanan para santri selama mengikuti rangkaian kegiatan. Dengan jumlah peserta yang cukup besar serta kondisi cuaca yang saat ini cenderung panas dan kering, menurutnya diperlukan pengaturan dan fasilitas pendukung yang memadai.
“Bagaimana kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik tentu perlu kita persiapkan bersama. Apalagi melihat kondisi cuaca saat ini yang cukup panas dan kering, sehingga kenyamanan para santri perlu menjadi perhatian. Menurut saya, hal ini perlu kita pikirkan bersama, termasuk bagaimana menyiapkan tempat yang lebih terlindungi, seperti tenda, agar para santri dapat mengikuti upacara dan seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman,” sebutnya.
Lis berharap koordinasi dan komunikasi dilakukan sejak tahap persiapan menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian peringatan Hari Santri 2026 dapat berlangsung tertib, lancar, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta.
“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh rangkaian kegiatan ini dapat kita persiapkan dan laksanakan dengan baik. Apa yang menjadi bagian dan kewenangan Pemerintah Kota tentu akan kita koordinasikan bersama, termasuk hal-hal yang perlu ditindaklanjuti, sehingga pelaksanaan Hari Santri nantinya dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi para santri,” pungkasnya.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang