Loading...
Pilih Tema
Walikota

Kunjungi Produsen Pangan Organik, Lis Siap Jembatani Peluang Kerjasama Bisnis Untuk UMKM

Prokompim Tanjungpinang – Upaya menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan usaha berbasis komoditas unggulan, peningkatan nilai tambah produk, serta perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM, Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., melakukan kunjungan ke produsen gula kelapa organik, gula aren, dan Virgin Coconut Oil (VCO), di Kawasan Industri Candi, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (28/7).

Kunjungan disambut langsung oleh pemilik perusahaan CV. Manna Anugerah Sejahtera, Steven Santoso. Dalam pemaparannya, Ia menjelaskan bahwa perusahaan telah berkembang menjadi salah satu produsen pangan organik berorientasi ekspor dengan jangkauan pasar di lebih dari 30 negara. Produk-produknya telah menembus pasar Amerika Utara, Eropa, Australia, Selandia Baru hingga Ghana di Benua Afrika. Perusahaan juga menerapkan standar mutu dan sertifikasi produk organik untuk memenuhi kebutuhan pasar global. "Usaha yang di rintis sejak 2010 ini telah mengekspor produk ke 30 negara tujuan, bahkan sampai ke Ghana. Permintaan luar negeri terhadap gula organik sangat baik, dengan pengiriman yang bisa mencapai enam kali setiap bulan," jelasnya.

Ia menambahkan, tingginya permintaan tersebut didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat dunia terhadap pola hidup sehat. Karena itu, produk berbahan baku organik seperti gula kelapa dan gula aren menjadi salah satu komoditas yang terus mengalami pertumbuhan permintaan di pasar internasional.

Menanggapi penjelasan yang disampaikan, Lis mengapresiasi terhadap komitmen perusahaan dalam menghasilkan produk pangan yang sehat dan berkualitas. Menurutnya, produk berbasis bahan organik memiliki prospek yang sangat baik sebagai alternatif konsumsi masyarakat di tengah meningkatnya kesadaran akan pola hidup sehat. "Proses produksi maupun upaya menjaga kualitas produknya sangat baik. Produk seperti ini memiliki prospek yang baik karena sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat," ucapnya.

Lis juga menilai peluang pasar dalam negeri masih sangat terbuka sehingga distribusi produk organik perlu diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. "Selama ini produk-produk berkualitas seperti ini justru lebih banyak dikenal di luar negeri. Pemerintah Kota Tanjungpinang siap menjembatani peluang kerja sama bisnis (business to business) dengan pelaku usaha di Tanjungpinang agar tercipta manfaat ekonomi bagi kedua belah pihak," sebutnya.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini