Dialog Kepri Gemilang, Endang Paparkan Persiapan Kebutuhan Barang Pokok dan Harga
Prokompim Tanjungpinang - Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah S.Kp, M.Si bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang, Hj. Riany, S.Sos, MM menjadi narasumber dalam Dialog Kepri Gemilang, di Studio TVRI Kepulauan Riau, Senin (3/4).
Endang berdialog membahas mengenai inflasi dan persiapan kebutuhan pokok menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1444 H. “Sebagai bentuk keseriusan satgas pangan, Disperdagin dan Tim Pengendali Inflasi Daerah kota Tanjungpinang melakukan pengawasan kepada distributor agar tidak menimbun dan memainkan harga seperti mengambil kesempatan momen menjelang lebaran. Hal tersebut dilakukan melalui pendekatan seperti secara berkelanjutan melakukan pengontrolan harga dan menyambangi mitra distributor. Namun apabila terjadi hal-hal yang sudah melanggar ketentuan undang-undang maka itu sudah pasti akan di proses sesuai dengan ketentuan,” paparnya.
Menanggapi terkait ketersediaan daging sapi segar, Endang mengatakan saat ini masih terbatas karena adanya regulasi yang terjadi dengan permasalahan pada PMK. “Namun pemerintah tetap berusaha dan terus mencari solusi untuk menyediakan daging segar kepada masyarakat dengan berkoordinasi bersama provinsi. Tetapi untuk ketersediaan daging beku, dapat terbilang aman,” sebutnya.
Dikatakannya, salah satu cara dan upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk menekan inflasi adalah melalui pasar murah. “Melalui Disdagin, besok akan dibuka pasar murah yang akan digelar selama tiga hari mulai dari tanggal 4 sampai dengan 6 April di halaman Gedung Mandak yaitu gedung promosi IKM sekaligus sebagai gedung dekranasda. Dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan 12.00 WIB, Pasar Murah ini menjual berbagai kebutuhan dibawah harga pasar dan terjangkau yang terbuka untuk umum,” jelas Endang.
Dalam kesempatan itu, Endang mengucapkan terimakasih kepada distributor dan masyarakat atas kerjasama yang telah terjalin bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang. “Dan diharapkan kepada masyarakat agar tidak khawatir terkait stok untuk lebaran karena stok masih tersedia dengan baik, bahkan sampai pasca lebaran. Terimakasih kepada satgas pangan dan seluruh TPID kota Tanjungpinang karena telah menjadi tim yang solid, hal itu menjadikan kita mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari kementrian dalam negeri bahwa inflasi kota Tanjungpinang terjaga meskipun bukan produsen,” pungkasnya.
Sementara itu, Riany menambahkan dari hasil survei langsung ke lapangan kepada distributor dan mendapati bahwa angka antara stok dan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H tersedia atau masih dalam keadaan aman. “Kondisi ini akan terus dipantau. Jika memang stok masih ada, alasan untuk adanya kenaikan harga tidak memungkinkan. Namun apabila stok terbatas, kemungkinan untuk menaikan harga dapat terjadi,” tuturnya.
Sebagai penutup, Riany mengatakan Disperdagin Kota Tanjungpinang akan terus menjaga kestabilan harga. “Selain itu, mempersiapkan bagaimana masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan stok dan kebutuhan yang tergolong aman,” tutupnya.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang