Bersama Kementan dan Pemprov, Rahma Pastikan Stok Pangan Aman
Prokompim Tanjungpinang - Sebagai salah satu langkah untuk optimalisasi pangan dan ketersediaan stok pangan di Kota Tanjungpinang, Kementerian Pertanian RI, Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang melakukan sinergitas di Gerai Pangan atau Pasar Tani di Jalan Hang Lekir KM. 10 Tanjungpinang, Kamis (28/4).
Peninjauan tersebut untuk memastikan stok pangan di Kota Tanjungpinang jelang Idul Fitri aman dan cukup untuk dikonsumsi oleh masyarakat di masa perayaan. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP mengatakan bahwa Gerai Pangan atau Pasar Tani ini sudah diresmikan oleh Menteri Pertanian RI, Syahrul Yassin Limpo. Keberadaan pasar tani ini dianggap sangat penting karena para petani menjual hasil pertaniannya secara langsung dan mandiri. "Tidak ada perantara dari para petani ini, mereka menjual hasil tani sendiri sehingga bebas dari tengkulak dan dilakulan secara mandiri, kami juga sudah menstimulus para petani dengan memberikan perlengkapan dagang seperti timbangan, bakul dan peralatan lainnya," ungkap Rahma.
Selain itu, Wali Kota Rahma juga mengatakan dengan adanya kemandirian dari para petani ini menjadikan harga yang dijual jauh lebih murah dan dipastikan berkualitas. "Produk di pasar tani ini jauh lebih murah, karena memang petaninya langsung menjual, jadi harganya jauh dari harga pasar dan dipastikan lebih segar dan berkualitas," lanjutnya.
Rahma memastikan bahwa stok kebutuhan pangan di Kota Tanjungpinang cukup untuk masyarakat sebelum dan sesudah Idul Fitri. "Alhamdulillah, saya mendapat laporan bahwa stok kebutuhan pangan di Kota Tanjungpinang tergolong aman dan stabil, semoga dapat terkendali dari sebelum dan sesudah Idul Fitri," ucapnya.
Rahma juga berharap dengan adanya Gerai Pangan atau Pasar Tani ini dapat menjadi penopang kebutuhan pangan masyarakat Kota Tanjungpinang. Ia juga mengatakan akan dibangun kembali cabang Pasar Tani. "
Pemko Tanjungpinang akan terus mensosialisasikan dan mempublikasikan keberadaan pasar tani ini agar lebih dikenal masyarakat luas, agar pasar tani lebih berkembang lagi. Kami juga memiliki rencana untuk membuka cabang pasar tani di wilayah lain, semoga dapat terwujud," harap Rahma.
Kepala Pusat Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementan RI Wilayah Kepri, Bustanul Arifin Caya, saat tinjau Pasar Tani mengatakan sesuai arahan dari Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL), menginstruksikan semua jajarannya, untuk monitoring dan pengawasan bahan pangan pokok di setiap wilayah hingga pasca lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.
Kegiatan monitoring di Pasar Tani tersebut, sambung Bustanul, melibatkan Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemko Tanjungpinang. Termasuk Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani Kota Tanjungpinang.
Hasilnya, kata dia, para petani sayur maupun para peternak memasarkan hasil pertanian dan perkebunan mereka di Pasar Tani. Sehingga, harga pangan pokok pun stabil bagi masyarakat yang berbelanja di pasar itu.
“Alhamdulillah, seperti yang telah dilaporkan oleh stok pangan aman di Tanjungpinang. Harga terjangkau untuk masyarakat, meski kenaikannya fluktuatif karena hukum permintaan dan penawaran jelang Idul Fitri,” jelasnya.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang