Antrean Panjang SPBU, Lis Lakukan Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi
Prokompim Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., menyoroti antrean panjang kendaraan pengisi BBM jenis Solar bersubsidi, saat melakukan pengisian di SPBU Batu 8 Atas, Minggu (11/10).
Lis mengatakan, penumpukan antrean truk dan lori hingga ke jalan umum tidak hanya disebabkan keterbatasan kuota, tetapi juga adanya indikasi kecurangan dalam proses pengisian BBM di lapangan.
“Di lapangan masih terjadi seperti tukar pelat kendaraan, warna mobil yang tidak sesuai dengan STNK, hingga penggunaan Fuel Card milik orang lain,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kuota Solar bersubsidi setiap daerah telah disesuaikan dengan kebutuhan wilayah masing-masing. Karena itu, penyalahgunaan fasilitas dan manipulasi identitas kendaraan dapat menghambat penyaluran BBM kepada masyarakat yang berhak.
“Kuota Solar bersubsidi untuk setiap daerah itu terbatas dan disesuaikan dengan kebutuhan wilayah masing-masing. Jika ada oknum yang bermain, tentu ini merugikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Untuk itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian akan menggelar rapat koordinasi dengan pihak terkait untuk mengevaluasi mekanisme pembayaran serta memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi.
“Ke depan kita akan terapkan pengawasan berbasis teknologi digital, misalnya sistem Face Recognition, sehingga tidak ada lagi celah bagi oknum untuk memanipulasi atau menukar-nukar kendaraan saat pengisian di lapangan,” pungkasnya.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang