Loading...
Pilih Tema
Wakil Walikota

Wawako Ariza Dukung Masyarakat Pulau Penyengat Lestarikan Tradisi Mandi Safar

Prokompim Tanjungpinang - Bertepatan dengan 26 Safar 1447 H, masyarakat Pulau Penyengat menggelar tradisi tahunan Mandi Safar dan Doa Selamat. Hadir Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, MM, di Balai Kelurahan Penyengat, Rabu (20/8).

Wawako Ariza dalam prosesi tersebut ikut memandikan anak-anak sebagai simbol penerusan tradisi dan harapan agar kota serta warganya terhindar dari hal-hal buruk atau tolak balak. Mandi safar menggunakan air sumur yang dicampur sebagai simbol pembersihan dan disertai doa-doa.

Wawako Ariza memberikan apresiasi kepada pengurus Masjid Raya Sultan Riau Penyengat atas upaya melestarikan budaya tak benda Kota Tanjungpinang. “Masih banyak adat dan tradisi lokal yang perlu dilestarikan agar budaya Melayu terus hidup,” ujarnya.

Ia berharap tradisi Mandi Safar terus dipertahankan sebagai bagian dari pelestarian warisan budaya tak benda Tanjungpinang. Momen kegiatan ini nantinya akan diusulkan menjadi warisan tak benda yang diajukan ke pemerintah pusat. “Tradisi ini juga menjadi kesempatan untuk menggali kembali berbagai warisan budaya, termasuk adat perkawinan Melayu, agar tetap terpelihara untuk generasi mendatang,” tambah Ariza.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Juramadi Esram, mengatakan kegiatan Mandi Safar merupakan bentuk syukur sekaligus upaya menjaga warisan nenek moyang. “Pulau Penyengat dikenal sebagai pusat peradaban Melayu yang sarat nilai budaya dan spiritual. Karena itu, ritual Mandi Safar menjadi wujud syukur sekaligus upaya menjaga agar tradisi tetap lestari dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ditambahkannya, Pemerintah Provinsi Kepri berkomitmen mendukung pelestarian adat dan tradisi yang sarat nilai lokal, seperti Mandi Safar, yang diyakini menjadi bagian dari identitas bangsa. “Saya mengajak masyarakat menjadikan momentum ini sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus menjaga Pulau Penyengat yang kaya sejarah dan budaya religius,” pungkasnya.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini