Wawako Ariza Dorong Akselerasi Akses Keuangan Daerah
Prokompim Tanjungpinang - Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs.H. Raja Ariza, MM., menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam memperkuat percepatan akses keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Kepulauan Riau, di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Selasa (9/12).
Dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kepri, T.S. Arif Fadillah, rapat ini merupakan agenda tahunan sebagai evaluasi program kerja TPAKD di pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Kepulauan Riau.
Dalam kesempatan itu, Wawako Ariza menyampaikan pencapaian TPAKD Kota Tanjungpinang selama tahun 2025 yang terus bergerak dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi antara pelaku UMKM dan lembaga keuangan, peningkatan edukasi serta literasi keuangan bagi pelajar dan masyarakat, fasilitasi program kredit dan pembiayaan UMKM, penguatan ekosistem digital keuangan daerah berbasis QRIS, asistensi pengembangan usaha, serta kampanye literasi keuangan secara berkelanjutan. Seluruh langkah tersebut, menurutnya, merupakan wujud nyata dukungan Pemko dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di Kota Gurindam.
Pada pemaparan arah program tahun 2026, Wawako Ariza menekankan bahwa TPAKD Kota Tanjungpinang akan memperkuat strategi pengembangan ekonomi kerakyatan, terutama dalam akses permodalan yang lebih mudah dan tepat sasaran. “Untuk tahun 2026, Pemerintah Kota Tanjungpinang merencanakan pembentukan kluster pembiayaan UMKM berbasis sektor unggulan, pengembangan kelurahan inklusi keuangan, serta integrasi digitalisasi UMKM melalui optimalisasi QRIS. Kami juga akan menghadirkan pusat konsultasi keuangan daerah, memperluas program asuransi mikro bagi masyarakat berpendapatan rendah, serta mendorong pelaksanaan program satu pelajar satu rekening secara lebih masif,” tegasnya.
Ia berharap seluruh program tersebut dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha menjadi kunci utama kesuksesan implementasi program TPAKD ke depan.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Dananjaya, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi berbagai kelompok sasaran, khususnya UMKM sebagai motor penggerak perekonomian. OJK, kata dia, berkomitmen memberikan pendampingan dan peningkatan kompetensi literasi keuangan agar pelaku usaha mampu mengelola pembiayaan secara efektif dan berkelanjutan.
Melalui sinergi program TPAKD, Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama para pemangku kepentingan terus memperkuat ekosistem ekonomi yang berpihak pada masyarakat, sehingga manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih merata dan mendukung kesejahteraan warga Tanjungpinang.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang