Loading...
Pilih Tema
Walikota

Seminar Wawasan Kebangsaan, Lis Sebut Berperan Penting Jaga Keutuhan di Tengah Arus Informasi Digital

Prokompim Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., menjadi narasumber pada Seminar Wawasan Kebangsaan di Era Digitalisasi yang digelar oleh Perkumpulan Kekerabatan Sulawesi Selatan (PKSS) Kota Tanjungpinang, di Ballroom Asrama Haji, Jumat (24/10).

Dalam pemaparannya, Lis menegaskan bahwa wawasan kebangsaan memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah derasnya arus informasi digital dan perkembangan media sosial yang begitu cepat. “Kemajuan teknologi tidak boleh membuat kita kehilangan jati diri sebagai bangsa yang berbudaya. Justru di era digital, nilai-nilai kebangsaan dan kearifan lokal harus menjadi pegangan agar kita tidak mudah terpecah oleh perbedaan,” ujarnya.

Dijelaskannya, budaya Melayu sebagai identitas utama masyarakat Kepulauan Riau mengandung nilai-nilai luhur seperti sopan santun, gotong royong, dan rasa hormat terhadap sesama. Nilai-nilai ini, kata Lis, sangat relevan untuk dijadikan pedoman dalam menghadapi tantangan komunikasi dan interaksi di ruang digital. “Budaya Melayu mengajarkan kita untuk berbicara dengan santun dan menghargai perbedaan. Prinsip itu juga yang seharusnya diterapkan dalam bermedia sosial,” tambahnya.

Menurut Lis, semangat kebangsaan tidak hanya diwujudkan melalui simbol-simbol kenegaraan, tetapi juga melalui tindakan nyata menjaga harmoni sosial, memperkuat toleransi, dan mengedepankan etika dalam kehidupan digital. “Wawasan kebangsaan di era sekarang adalah kemampuan untuk menggunakan teknologi secara bijak, memanfaatkan media sosial untuk hal positif, dan menolak segala bentuk ujaran kebencian yang dapat memecah persatuan,” sebutnya.

Lis berharap kegiatan ini menjadi wadah refleksi dan pembelajaran bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tetap mencintai tanah air tanpa kehilangan akar budaya daerahnya. “Kalau kita mampu memadukan semangat kebangsaan dengan nilai budaya lokal, maka digitalisasi bukan ancaman, melainkan kekuatan baru untuk memperkuat persatuan bangsa,” pungkasnya.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini