Sekda Zulhidayat Apresiasi Tanjungpinang Sebagai Lokasi Diskusi Nasional Kepesertaan JKN
Prokompim Tanjungpinang - Kota Tanjungpinang menjadi lokasi diskusi nasional terkait kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), di aula Kantor Kecamatan Tanjungpinang Barat, Senin (20/10).
Rakor ini bertujuan mengevaluasi capaian program JKN dan merumuskan strategi memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, S.Hut menyampaikan apresiasi karena Tanjungpinang dipilih sebagai lokasi diskusi nasional. Ia mengatakan Pemko terus memperluas cakupan program BPJS Kesehatan agar seluruh warga dapat menikmati layanan kesehatan.
“Beberapa waktu lalu, Tanjungpinang sempat mencapai UHC. Seiring bertambahnya penduduk, capaian itu sedikit menurun, namun semangat kami untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat tetap tinggi,” ucapnya.
Kehadiran deputi pemerintah pusat, menurutnya, menjadi motivasi sekaligus kesempatan untuk menyampaikan kondisi lapangan. Pemko Tanjungpinang juga akan menerima masukan agar hak dasar masyarakat terpenuhi dan bekerja sama agar target UHC 98 persen pada akhir tahun dapat tercapai.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PM, Prof. Nunung Nur Yartono, menjelaskan jaminan kesehatan merupakan bagian dari ekosistem yang menunjukkan tanggung jawab negara dalam menyediakan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Prinsip gotong royong diterapkan, yang mampu membayar iuran, yang belum mampu dibantu melalui skema pemerintah pusat, provinsi, dan kota.
Meski Tanjungpinang sempat memperoleh predikat UHC, pertumbuhan penduduk memengaruhi capaian. Dengan kerja sama lintas sektor, target 98 persen diperkirakan bisa tercapai pada akhir tahun.
“Jaminan kesehatan bukan hanya soal angka, tetapi juga berdampak pada produktivitas masyarakat. Warga yang sehat mendorong aktivitas ekonomi, sehingga perekonomian kota dapat meningkat sesuai target RPJMD,” jelasnya.
Nunung juga mengapresiasi komitmen Pemko Tanjungpinang dalam memperluas cakupan kepesertaan JKN, yang menjadi langkah penting untuk memastikan layanan kesehatan menjangkau seluruh warga.
“Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk meninjau peran pemerintah daerah dan pusat dalam implementasi hak dasar warga negara atas layanan kesehatan, sekaligus menyampaikan masukan ke Jakarta agar kebijakan nasional selaras dengan kebutuhan daerah,” pungkasnya.
Turut hadir dalam acara ini Asisten Deputi Bidang Agama, Kesehatan, Pemuda, dan Olahraga Sekretariat Kabinet RI Teguh Supriadi, Asisten Deputi Jaminan Sosial Kemenko PM Kurnia Listiarini, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang M. Nur Andriansyah, Kadis Sosial Kota Tanjungpinang Endang Susilawati, Kadisdukcapil Wan Samsi, camat dan lurah, serta perwakilan dari Dinkes, RSUD, dan pendamping PKH.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang