Satu per Satu, Rahma Selesaikan Permasalahan Warga
Prokompim Tanjungpinang — Satu per satu permasalahan yang menjadi kebutuhan warga berhasil diatasi Pemerintah Kota Tanjungpinang. Kali ini Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP, M.M bersilaturahmi dan mendengarkan langsung mengenai permasalahan warga disana. Pertemuan dilaksanakan di halaman Masjid Al Husein, Jumat malam, (2/6).
Warga menyampaikan permasalahan salah satunya belum tersertifikasinya Masjid Al Husein diperumahan itu. Namun terkait hibah, Masjid Al Husein sudah ada ikrar wakaf dari pemilik lahan.
Rahma menyampaikan bahwa tujuannya hadir ditengah masyarakat untuk mendengarkan keluhan warga dan mencarikan solusi bersama untuk diselesaikan. “Mendapat laporan dari warga, kami kami datang untuk kita carikan bersama solusi yang dapat diambil agar permasalahan cepat terselesaikan,” ucap Rahma.
Menanggapi keluhan warga tersebut, Rahma akan membantu menjembatani dengan pihak-pihak terkait. “Untuk status tanah, diperlukan kehadiran BPN agar jelas legalitasnya. Maka akan diteruskan kepada lurah disini untuk segera ditindaklanjuti, juga bersama pemilik lahan dan warga,” sebutnya.
Dan terkait pembangunan fasilitas umum, Rahma menerangkan bahwa Pemko Tanjungpinang dapat melakukan pemeliharaan yang rusak jika aset sudah diserahkan oleh developer. “Jika developer perumahan telah menyerahkan seluruh asetnya ke pemerintah daerah, maka untuk pemeliharaan fasilitas umum dapat dilakukan. Dalam penyerahan aset, developer harus telah menyelesaikan semua pekerjaan fasilitas umum sesuai perjanjian jual beli dengan pembeli, juga memperhatikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada perumahan yang sudah sesuai dengan IMB. Namun, jika pihak pengembang belum menyerahkan aset, maka tanggungjawab masih berada pada pihak pengembang," jelasnya.
Dalam diskusi itu Rahma juga menyampaikan tentang pembangunan yang dapat dilakukan melalui swakelola. “Artinya tidak perlu menunggu perencanaan pada musrenbang untuk dianggarkan ditahun berikutnya. Pembangunan skala kecil misalnya parit, selokan, atau lampu jalan yang mati, dapat dibangun melalui swakelola ditahun berjalan. Sampaikan secara berjenjang kepada RT, kelurahan dan dinas terkait,” sebut Rahma.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang