Rakerda Bangga Kencana, Rahma Harap Program Pencegahan Stunting Menjadi Prioritas
Prokompim Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma S.IP., M.M hadir pada pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2023. Rankerda dibuka langsung oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, di Hotel CK Tanjungpinang, Kamis (02/02).
Kepala BKKBN, RI Dr. (Hc). dr. Hasto Wardoyo, SP. Og (K) menyampaikan apresiasi kepada seluruh Bupati dan Walikota se Provinsi Kepri dan juga BKKBN, Tim Percepatan Stunting, Para Camat/Kepala Desa/Lurah, unsur masyarakat, pihak swasta dan media yang telah berkontribusi dalam memajukan program (Bangga Kencana) dan Percepatan Penurunan Stunting. "Berdasarkan data Survey Status Gizi Indonesia, pada tahun 2022 Provinsi Kepulauan Riau masih bertahan pada posisi nomor empat terendah setelah Provinsi Bali, DKI Jakarta dan Lampung dengan prevalensi stunting menurun sebesar 15,4 persen," ucap Hasto.
Usai kegiatan, Rahma mengatakan bahwa saat ini prevalensi stunting di Kota Tanjungpinang sudah menurun menjadi 15,7 %. "Upaya keberhasilan ini berkat sinergitas dan kolaborasi serta kerja sama dan totalitas juga menyeluruh di semua stakeholder khususnya di Kota Tanjungpinang," ucap Rahma.
Rahma berharap di tahun 2023 ini, pencegahan stunting menjadi prioritas pada bidang terkait. "Komitmen pencegahan stunting ini harus menjadi prioritas, sehingga kita semua dapat memaksimalkan realisasi anggaran yang sudah tersedia. Bekerja dengan tepat dan cepat mendampingi dan melayani keluarga dengan masalah dan yang beresiko stunting," pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, diserahkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk setiap kabupaten/kota. Kota Tanjungpinang menerima sebesar Rp. 2.419.635.000,- melalui program DAK Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) Tahun Anggaran 2023.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang