Rahma Dukung Kegiatan Rankerda Program Bangga Kencana oleh BKKBN
Prokompim Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP., M.M didampingi Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kota Tanjungpinang, dr. Elfiani Sandri, MPH terima kunjungan audiensi sekaligus silaturahmi dari Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri Rohina, M.Si, di Rumah Dinas Wali Kota Senggarang, Selasa (31/1).
Pada kesempatan itu, Rohina mengatakan bahwa kedatangannya untuk menyampaikan kunjungan kerja dari Kepala BKKBN Jakarta ke Kota Tanjungpinang. “Kunjungan kerja tersebut dalam rangka pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rankerda) Program Bangga Kencana Provinsi Kepulauan Riau, yang akan dilaksanakan di Hotel CK Tanjungpinang,” ucapnya.
Dijelaskannya, Rankerda Program Bangga Kencana ini mencakup materi Perencanaan, Pemantauan dan Evaluasi Program Percepatan Penurunan Stunting tahun 2024. “Termasuk membahas Rencana Aksi Implementasi Intervensi Spesifik Percepatan Penurunan Stunting tahun 2023,” jelasnya.
Selain itu, dalam kunjungan tersebut juga akan disejalankan dengan peresmian klinik. “Pada kesempatan ini kami sekaligus mengundang dan mengharapkan kesediaan ibu Wali Kota untuk hadir pada peresmian Klinik AU yang masih dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja tersebut pada tanggal 2 Februari mendatang,” tuturnya.
Terkait hal tersebut, Rahma mengatakan mendukung pelaksanaan Rankerda yang telah dijadwalkan. “Pemerintah Kota Tanjungpinang tentunya turut mendukung kegiatan Rankerda ini, dengan harapan akan menghasilkan suatu kebijakan yang menyangkut kesehatan masyarakat,” ucap Rahma.
Menurut Rahma, kunjungan kerja dari BKKBN pusat akan berdampak baik untuk Provinsi Kepri termasuk Kota Tanjungpinang. “Salah satunya secara tidak langsung ikut mempromosikan Kota Tanjungpinang sebagai ibu Kota Provinsi kepada 34 provinsi yang akan mengikuti Rankerda nanti,” sambungnya.
Rahma juga menyampaikan bahwa Pemko Tanjungpinang mendukung program pemerintah pusat dalam penanggulangan stunting. “Dalam upaya penurunan stunting, telah dilakukan berbagai upaya mulai dari pendampingan kesehatan, sosialisasi kepada calon pengantin dan ibu hamil, termasuk menjadi orang tua asuh bagi anak dengan kondisi stunting,” pungkasnya.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang