Pimpin Rapat Forkopimda, Lis Ajak Kolaborasi Selesaikan Potensi Kerawanan di Masyarakat
Prokompim Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, memimpin Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tanjungpinang yang digelar di Ruang Rapat Mako Lanal Bintan, Tanjung Uban Kota, Kamis (14/8). Rapat membahas persiapan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, serta isu-isu strategis di bidang ideologi, politik, ekonomi, dan kamtibmas di Kota Tanjungpinang.
Dalam pembahasan isu strategis, Lis menyampaikan bahwa secara umum kondisi Kota Tanjungpinang aman dan kondusif. Namun, terdapat beberapa peristiwa dan potensi kerawanan yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor, temuan titik rawan penyalahgunaan narkotika, dan pengawasan ketat terhadap tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang telah menghasilkan dua penanganan kasus pada Januari–Juni 2025.
“Keamanan kota adalah tanggung jawab kita semua. Kita perlu mengaktifkan kembali pos kamling, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengamankan kendaraannya, dan memperkuat edukasi kesehatan mental, terutama di kalangan pelajar,” tegas Lis.
Pada bidang penataan kota, Lis menyoroti permasalahan pedagang kaki lima (PKL) di trotoar pasar yang sempat menjadi perhatian publik. Ia menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pengawasan rutin, dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) melakukan komunikasi, termasuk mencari solusi yang adil antara pedagang di dalam pasar dan PKL di luar pasar. “Penataan ini harus dilakukan dengan pendekatan yang adil, agar pedagang tetap dapat berusaha tanpa mengganggu keteraturan kota,” ujarnya.
Di bidang ekonomi, Lis menyinggung isu nasional terkait beredarnya beras oplosan di beberapa provinsi. Berdasarkan pantauan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang, belum ditemukan beras oplosan di wilayah ini. Meski begitu, langkah pencegahan tetap dilakukan melalui pengawasan distribusi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas.
Pada bidang ideologi dan politik, Lis menanggapi fenomena pengibaran bendera selain Merah Putih menjelang HUT RI. Ia meminta lurah, camat, Babinsa, dan bhabinkamtibmas untuk mengimbau dan memantau agar masyarakat mematuhi aturan pengibaran bendera nasional di bulan kemerdekaan.
Lis juga menegaskan dukungan Pemko terhadap pembentukan tiga desk pencegahan, yaitu desk pencegahan dan pemberantasan penyelundupan, desk pemberantasan narkoba, dan desk penanganan judi daring. “Sinergi Forkopimda sangat penting untuk memetakan potensi kerawanan dan mencegah gangguan ketertiban. Diharapkan seluruh pihak dapat berperan aktif, termasuk memberikan sosialisasi kepada ASN tentang bahaya narkoba dan perjudian daring,” pungkasnya.
Rapat juga membahas pemaparan oleh Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang dan Danwing Udara I Tanjungpinang terkait persiapan pelaksanaan peringatan HUT RI ke-80, dilanjutkan dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) tentang pembinaan calon Paskibraka.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang