Loading...
Pilih Tema
Tanjungpinang

Pimpin Rakor TPID, Endang Ajak Kerjasama Dalam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan

Prokompim Tanjungpinang — Untuk menjaga kestabilan harga bahan kebutuhan, juga untuk melihat perkembangan inflasi daerah, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Endang Abdullah S.Kp, M.Si melaksanakan rapat koordinasi rutin TPID terkait pengembangan inflasi Kota Tanjungpinang. Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah, Kantor Wali Kota, Selasa (30/08).

Endang menyampaikan pada Juli 2022, Kota Tanjungpinang mengalami inflasi sebesar 0,66% (mtm), lebih rendah dibanding bulan sebelumnya namun lebih tinggi jika dibandingkan Juli 2021. “Hal tersebut dipicu oleh diantaranya peningkatan harga komoditas aneka cabai, angkutan udara, dan bahan bakar rumah tangga,” terangnya.

Endang juga turut menjelaskan penyebab inflasi barang kebutuhan tersebut. “Peningkatan harga aneka cabai disebabkan oleh terbatasnya pasokan dari sentra produsen sejalan dengan penurunan hasil panen. Sedangkan peningkatan tarif angkutan udara dan bahan bakar rumah tangga didorong oleh kenaikan harga energi global dan permintaan,” ucap Rahma.

Ditambahkannya, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Tanjungpinang pada Agustus-September 2022 diperkirakan berada pada kisaran 6,06% - 6,48% (yoy). “Ada beberapa potensi risiko tekanan inflasi yang perlu diwaspadai, antara lain meningkatnya harga rokok seiring berlanjutnya transmisi kenaikan cukai rokok, curah hujan dan gelombang yang berpotensi memicu penurunan pasokan ikan segar dan produksi sayur-sayuran, pergantian tahun ajaran baru & penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PM) mendorong permintaan kebutuhan peralatan sekolah, dampak langsung dan lanjutan dari pengalihan subsidi BBM terhadap tarif transportasi barang kelompok inti, dan inflasi pangan,” rincinya.

Terakhir Endang mengharapkan kepada tim TPID untuk bersama menindaklanjuti arahan Presiden RI pada Rakornas pengendalian inflasi beberapa waktu lalu. “Ada 5 arahan Presiden terkait sinergi untuk stabilisasi harga dan ketahanan pangan Nasional. Mari kita bekerjasama berusaha untuk melaksanakannya dengan berpegang pada 3 Pilar Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dengan tingkatkan produksi pangan, memperluas kerjasama antar daerah dan stabilisasi harga,” tutup Endang.

Rapar koordinasi diikuti oleh diantaranya perwakilan Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, Bulog, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang 

Bagikan postingan ini