Pimpin Rakor Penanganan Stunting, Endang Ajak Kolaborasi Perguruan Tinggi
Prokompim Tanjungpinang - Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah, S.Kp., M.Si didampingi Kadinkes PP dan KB Kota Tanjungpinang, dr. Elfiani Sandri, M.PH memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Stunting di Kota Tanjungpinang, di Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah, Kantor Wali Kota, Senin (20/3).
Dalam kesempatan itu Endang meminta kepada pihak Akademisi dalam hal ini Poltekkes untuk membuat strategi melalui pendidikan untuk upaya penanganan stunting. “Poltekkes yang berdiri dibawah Kementrian Kesehatan tentunya memiliki konsentrasi tersendiri akan masalah Stunting di masyarakat. Saat ini sekitar 60 mahasiswa aktif yang tengah melaksanakan praktek lapangan di Kampung Bugis yang menjalani PKN tentang kesehatan di tengah masyarakat dan diawasi langsung oleh dosen,” ucapnya.
Lanjut disampaikannya, Program Mahasiswa peduli stunting sudah berjalan di Tanjungpinang, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Natuna dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari Dikti. Selain itu dilakukan pendampingan keluarga yang terdeteksi indikasi gejala anak stunting. "Mudah-mudahan peran dari perguruan tinggi ini dapat mempengaruhi dan membantu pergerakan perluasan pemahaman program Stunting di masyarakat, yang utama pertahahankan konsistensinya,” harap Endang.
Program PC Tematik Stunting dalam Rangka Mahasiswa Peduli Stunting di Kota Tanjungpinang, dengan sumber anggaran dari Poltekkes akan dilakukan dalam waktu 2 minggu yang akan dilaksanakan pada Bulan Mei atau Juni mendatang. “Salah satu yang menyumbang dampak pada Stunting adalah permasalahan jamban komunal. Maka perlu adanya sosialisasi terkait hal tersebut. Selain itu juga fokus pada pendampingan ibu dan balita, skrining kesehatan, hingga peduli kesehatan mental ibu,” sebutnya.
Terakhir Endang harapkan sinergi dan kerjasama baik dari akademisi hingga BKKBN. “Sinergitas antara Pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan dengan Civitas Perguruan Tinggi haruslah terjaga dan dimonitoring keharmonisannya agar upaya pencegahan maupun penurunan angka Stunting di Kota Tanjungpinang dapat berjalan dengan maksimal. Untuk itu dititik beratkan kepada perguruan tinggi atas tembusan kepada Puskesmas agar keterlibatannya tercatat di pusat,” pungkasnya.
Turut hadir pada rapat tersebut Kepala Puskesmas se-Kota Tanjungpinang, Direktur Poltekkes Tanjungpinang, Stikes Hang Tuah Tanjungpinang, Akbid Anugerah Bintan, Perwakilan Gizi Kampung Bugis.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang