Loading...
Pilih Tema
Walikota

Peringatan Hari Pramuka, Lis Ajak Perkuat Komitmen Bersama Bangun Karakter Bangsa

Prokompim Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab), H. Lis Darmansyah, S.H., pimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65, yang digelar di halaman Kantor Wali Kota, Jumat (28/8).

Dalam amanatnya, Kak Lis mengajak seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka menjadikan peringatan Hari Pramuka sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa. "Pramuka dalam perjalanannya telah menunjukkan pengabdian, keteladanan, dan dedikasi dalam membentuk generasi muda Indonesia yang beriman dan bertakwa, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kecintaan terhadap tanah air," ucapnya.

Lis menegaskan, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan, dengan semangat Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan. Tema tersebut menjadi wujud komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita kedua Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, dan air sebagai bagian dari penguatan ketahanan dan kemandirian nasional. “Swasembada pangan bukan semata-mata persoalan tanam-menanam. Di dalamnya terdapat pendidikan, keterampilan dan teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan generasi muda untuk mengenal dan ikut menyelesaikan persoalan nyata di lingkungannya,” jelasnya.

Karena itu, melalui pendidikan kepramukaan, Gerakan Pramuka diharapkan mampu menumbuhkan budaya produktif, kecintaan terhadap sektor pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan, serta kepedulian terhadap lingkungan. Termasuk mendorong pemanfaatan teknologi dan semangat kewirausahaan sejak usia muda.

Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda saat ini tumbuh di tengah perubahan dunia yang sangat cepat, mulai dari perubahan iklim, perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan, dinamika geopolitik, tantangan ketahanan pangan dan energi, hingga perubahan dunia kerja. "Di sisi lain, generasi muda juga menghadapi berbagai persoalan sosial, seperti penyalahgunaan narkotika, perundungan, kekerasan, penyebaran berita bohong (hoaks), perjudian daring, serta menurunnya kepedulian sosial. Gerakan Pramuka terus berupaya menghadirkan pendidikan yang relevan bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai perubahan tersebut, dengan tetap berpegang pada Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka sebagai landasan karakter, etika, gotong royong, dan semangat kebangsaan,” ungkapnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi harus dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperluas kemampuan generasi muda. Namun, kemampuan tersebut harus diiringi karakter yang kuat agar teknologi digunakan untuk kemanfaatan. “Teknologi memberikan kemampuan yang semakin besar, karakter yang memberi arah. Ada kemampuan itu digunakan untuk kemanfaatan,” tegasnya.

Selain itu, kepedulian terhadap lingkungan juga perlu diwujudkan melalui kegiatan nyata. Anggota Pramuka didorong untuk mengenal pengelolaan sampah, efisiensi sumber daya, energi bersih, serta pemanfaatan potensi lokal sebagai bagian dari kehidupan yang produktif dan berkelanjutan.

Ia berharap setiap anggota Pramuka tidak hanya memperoleh pengalaman, tetapi juga memiliki wawasan, keterampilan, kedisiplinan, keberanian untuk mencoba, serta gagasan yang dapat dikembangkan di gugus depan, sekolah, keluarga, maupun masyarakat. “Pengalaman tersebut dapat tumbuh menjadi kegiatan nyata sesuai dengan potensi daerah, seperti menanam pangan, mengelola lingkungan, memanfaatkan teknologi, mengembangkan usaha, membantu masyarakat, dan menghadirkan inovasi-inovasi,” harapnya.

Dengan demikian, Gerakan Pramuka dapat mengambil bagian dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045, yakni generasi yang berkarakter, terampil, produktif, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. “Kami percaya, di antara adik-adik kita hari ini kelak akan lahir petani yang berhasil, inovator pangan, ilmuwan teknologi, wirausahawan, profesional, dan pemimpin masyarakat yang akan menjadi pemimpin bangsa yang berkarakter dan berintegritas,” katanya.

Terakhir, Lis mengajak seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka menjadikan peringatan Hari Pramuka ke-65 sebagai momentum untuk memperbarui tekad, memperkuat persatuan, memperluas pengabdian, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. “Gerakan Pramuka akan terus menjadi kawah candradimuka pembentukan karakter bangsa, melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian yang tidak pernah padam,” pungkasnya.

Setelah upacara selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan berbagai penampilan atraksi dari anggota Pramuka Kota Tanjungpinang. Atraksi pertama berupa Kolone Tongkat yang ditampilkan oleh peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026. Penampilan dilanjutkan dengan Dance Semaphore oleh Pramuka Penggalang dari Gugus Depan Pangkalan SMP sederajat se-Kota Tanjungpinang. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan Drumband dari SMP Negeri 4 Tanjungpinang yang mendapat antusiasme dari para peserta dan undangan yang hadir.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarcab Kota Tanjungpinang tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan sekaligus meneguhkan peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, kreatif, terampil, peduli lingkungan, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini