Loading...
Pilih Tema
Wakil Walikota

Penutupan Semarak Museum Dihatiku, Wawako Ariza Sebut Sebagai Ruang Edukasi dan Kreativitas

Prokompim Tanjungpinang - Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, MM, menutup kegiatan Semarak Museum Dihatiku sekaligus menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba. Kegiatan dilaksanakan di Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Jumat (19/9).

Wawako Ariza mengatakan, museum bukan hanya menyimpan peninggalan masa lalu tetapi juga menjadi ruang edukasi dan kreativitas bagi generasi muda. “Kita bisa lihat bukti nyata, ratusan karya anak-anak ditampilkan dengan sangat bagus. Ada koleksi museum yang dilukis di baju hasil napak tilas di museum, menggambarkan sejarah kota. Begitu juga poster yang dibuat peserta, cukup berkualitas dalam menjawab tantangan kreasi, baik secara tradisional maupun berbasis IT,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Kepri yang telah memberikan kesempatan kepada Disbudpar Kota Tanjungpinang untuk melaksanakan kegiatan pelestarian budaya Melayu di museum. “Semoga kegiatan seperti ini berulang setiap tahun, bahkan lebih hebat lagi. Supaya warisan sejarah yang tertanam pada Gen Z kita tetap menjadi pedoman. Mudah-mudahan generasi emas nantinya konsisten menjaga budaya dan sejarah Melayu,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, menambahkan bahwa kegiatan bertujuan mengoptimalkan fungsi museum sebagai pusat edukasi, pelestarian, sekaligus publikasi koleksi sejarah Melayu Tanjungpinang. “Diharapkan generasi muda, khususnya Gen Z, semakin dekat dengan sejarah lokal, mencintai budaya, dan menjadikannya inspirasi,” katanya.

Rangkaian kegiatan telah dilaksanakan pada 10, 16, dan 17 September dengan diikuti 239 peserta dari 400 pendaftar. Terdapat tiga kategori yang dilombakan. Lomba desain poster tingkat umum secara daring pada 10 September diikuti 44 peserta. Lomba jelajah museum tingkat SD/MI pada 16 September diikuti 102 peserta yang terbagi dalam 34 tim. Lomba melukis di atas kaos pada 17 September diikuti 93 peserta, terdiri atas 54 siswa SMP/MTs dan 39 siswa SMA/SMK.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini