Pengukuhan DKM, Wawako Ariza Ajak Memakmurkan Masjid Untuk Kemaslahatan Umat
Prokompim Tanjungpinang – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M., mengukuhkan Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami’ Nurul Iman Masa Khidmat 2025–2028, di Masjid Jami’ Nurul Iman, Jalan R.H. Fisabilillah, Minggu (16/11).
Pengukuhan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya masa tugas kepengurusan baru DKM Jami’ Nurul Iman setelah proses pemilihan yang diselenggarakan pada 6 Oktober lalu. Penyusunan kepengurusan tersebut diselaraskan dengan berbagai regulasi terkait tata kelola masjid, pemerintahan daerah, dan pedoman organisasi badan kesejahteraan masjid.
Dalam sambutannya, Wawako Ariza menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa amanah dalam memakmurkan masjid adalah tugas mulia yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
“Saya yakin dan percaya amanah ini dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab. Semoga Allah SWT memberkahi dan meridhoi segala upaya dalam menghidupkan dan memakmurkan Masjid Nurul Iman untuk kemaslahatan umat,” ungkapnya.
Ia juga mendorong pengurus untuk mengembangkan kegiatan ekonomi umat yang sehat dan bermanfaat, termasuk melalui pembentukan koperasi. Menurutnya, keberadaan koperasi yang dikelola secara profesional dapat membantu kesejahteraan jamaah, memperkuat kemandirian ekonomi, serta membuka peluang usaha yang lebih produktif.
“Koperasi yang dikelola dengan baik akan menjadi wadah untuk saling membantu sesama. Ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga wujud kebersamaan dan kepedulian. Semoga pengurus dapat merintis program pemberdayaan seperti koperasi ini, agar manfaat masjid semakin luas dirasakan masyarakat,” harapnya.
Selain itu, Wawako Ariza mengajak pengurus untuk menjadikan Masjid Jami’ Nurul Iman sebagai Islamic Center di wilayah sekitar, yakni sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, dan pembinaan umat secara terpadu. Konsep Islamic Center ini diharapkan mampu menghadirkan masjid sebagai tempat yang aktif, inklusif, dan menjadi rujukan bagi masyarakat dalam memperdalam ilmu, mempererat ukhuwah, serta mengembangkan potensi generasi muda.
“Masjid harus menjadi pusat peradaban. Jika dikelola dengan manajemen yang baik, Masjid Nurul Iman bisa menjadi Islamic Center yang hidup, tempat belajar, berdiskusi, membina remaja, memperkuat ekonomi umat, dan menghadirkan kegiatan-kegiatan positif bagi masyarakat. Inilah masjid yang kita impikan bersama,” ungkapnya.
Terakhir, Wawako Ariza mengimbau kepada pengurus untuk memperkuat kolaborasi dalam memakmurkan masjid.
"Dengan terus meningkatkan kualitas kegiatan keagamaan, pembinaan remaja dan muslimah, serta pemeliharaan sarana prasarana masjid agar tetap nyaman bagi jamaah. Mari kita berbenah bersama, memperkuat peran masjid di lingkungan kita,” pungkasnya.
Adapun susunan pengurus yang dikukuhkan terdiri dari unsur pelindung, penasihat, pengurus harian, dan bidang-bidang fungsional. Pengurus Harian dipimpin oleh Indert, S.Ag sebagai Ketua, didampingi Wakil Ketua Muhammad Dirman, S.Pd. dan Ir. Jasri Khalidir. Sekretaris dijabat Akmal Syahputra, S.Sy, dan Bendahara adalah H. Sunarto.
Denga kepengurusan ini diharapkan mampu menjalankan tugasnya dalam mengelola, merawat, dan memakmurkan Masjid Jami’ Nurul Iman dengan profesional dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada jamaah. Dengan pengukuhan ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap sinergi antara DKM, masyarakat, dan pemerintah daerah semakin kuat sehingga masjid benar-benar menjadi pusat peradaban dan pemberdayaan umat di lingkungan sekitar.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang