Loading...
Pilih Tema
Wakil Walikota

Penataan Wilayah, Wawako Ariza Pelajari Strategi Penanganan Kawasan Kumuh

Prokompim Tanjungpinang – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M., melakukan kunjungan kerja ke Pemko Solo untuk mempelajari strategi terkait penanganan kawasan kumuh. Kunjungan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, S.S., S.E., M.B.A, di kantor Wali Kota Solo, Selasa (24/11).

Wawako Solo, Astrid memaparkan mengenai strategi Pemerintah Kota Solo dalam menangani kawasan kumuh secara bertahap dan berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa dari total 28 kawasan kumuh yang sebelumnya ada di Kota Solo, kini hanya tersisa 8 kawasan, setelah dilakukan penanganan intensif dalam beberapa tahun terakhir.

Dijelaskannya, Pemko Solo menerapkan kolaborasi Pentahelix penanganan kumuh. Pemerintah sebagai regulator dan koordinator mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, pengendalian, promosi, alokasi keuangan, perizinan dan lainnya. Masyarakat sebagai akselerator yang membangun perubahan sosial dan mengelola asset yang terbangun. Akademisi sebagai konseptor yang melakukan penelitian, membantu pengelolan identifikasi potensi peluang pengembangan, dan peningkatan kapasitas pengetahuan. Bisnis sebagai enabler yang membantu mencapai tujuan untuk menghasilkan nilai tambah dan mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan, serta dukungan media sebagai ekspander untuk promosi dan membangun brand image dari perubahan sosial yang sedang dibangun dalam masyarakat.

Terkait hal-hal yang disampaikan, Wawako Ariza mengapresiasi keberhasilan Kota Solo dalam menangani kawasan kumuh, meski dengan status lahan masih berproses. Melalui penerapan kebijakan diskresi, Pemerintah Kota Solo tetap dapat melakukan pembangunan dan penataan kawasan sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat, meskipun masih tahap proses penyelesaian legalitas tanah. Pendekatan ini dinilai efektif karena mampu mempercepat penanganan kawasan kumuh tanpa harus menunggu tuntasnya proses administrasi pertanahan yang sering kali memakan waktu panjang.

Wawako Ariza menilai bahwa konsep dan kebijakan yang diterapkan Pemerintah Kota Solo dapat menjadi rujukan bagi Kota Tanjungpinang dalam menangani kawasan kumuh.

"Apa yang dilakukan Pemerintah Kota Solo ini sangat inspiratif. Pendekatan diskresi yang diterapkan mampu menjawab permasalahan kawasan kumuh yang status tanahnya tidak jelas. Hasil pertemuan ini tentu sangat bermanfaat dan menjadi bahan pertimbangan kami dalam merumuskan kebijakan di Tanjungpinang,” ungkapnya.

Ia juga berharap dengan kunjungan kerja ini dapat memperkuat kolaborasi antar daerah sekaligus membuka peluang penerapan kebijakan yang adaptif dan solutif dalam mengatasi persoalan permukiman di Tanjungpinang.

“Mudah-mudahan apa yang kita pelajari di Kota Solo dapat menjadi rujukan untuk mempercepat penanganan kawasan kumuh di Tanjungpinang, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” harapnya.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini