Pastikan Kesediaan Daging Segar, Endang Monitoring Langsung ke Peternakan
Prokompim Tanjungpinang - Untuk memastikan kesediaan terhadap kebutuhan daging jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah S.Kp, M.Si melakukan monitoring stok daging segar maupun beku langsung ke salah satu peternakan yaitu peternakan Eza Mandiri, Jalan Kepodang, Rabu (16/11)
Pada kesempatan itu, Endang sekaligus berdiskusi mengenai kecukupan dan ketersediaan daging sapi dan kambing, kendala di lapangan, juga dampak dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.
Thamrin, Ketua Asosiasi Persatuan Pedagang dan Peternak Sapi/Kambing Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, menyampaikan permasalahan di lapangan berkaitan dengan pembatasan lalu lintas ternak sapi dan kambing. “Karena dengan adanya aturan tersebut berdampak bagi para pengusaha ternak karena lalu lintas untuk hewan ternak terbatas perzona,” sebutnya.
Menurutnya, berdasarkan Surat Edaran Menteri Pertanian Nomor 1 dan yang terbaru Nomor 7 melarang lalu lintas ternak yang berasal dari zona selain hijau. “Dan Tanjungpinang sendiri merupakan zona hijau, sementara daerah zona hijau lainnya hanya terdapat di 13 provinsi dari 36 provinsi dan itu berada jauh di Indonesia Timur. Oleh karena itu, kami meminta kepada Pemko Tanjungpinang untuk memfasilitasi bersama satgas provinsi terkait hal ini, agar khususnya sapi potong dapat masuk dan keberadaan daging segar di kota Tanjungpinang selalu tercukupi dan tersedia," harapnya.
Menanggapi hal tersebut, Endang mengatakan Pemko Tanjungpinang akan berkoordinasi bersama pihak terkait mengenai aturan yang ada. “Kita akan tinjau kembali aturan yang berlaku bersama Pemerintah Provinsi, distributor dan peternak agar distribusi hewan ternak baik sapi maupun kambing dapat terpenuhi dengan tetap mengedepankan aspek kesehatan hewan ternak tersebut,” ungkapnya.
Endang berharap stok daging dapat terpenuhi sesuai kebutuhan masyarakat dan sehingga tidak terjadi kenaikan harga. “Jelang natal dan tahun baru ini, permintaan daging biasanya meningkat. Untuk itu kita perlu antisipasi dari sekarang agar dapat memenuhi kebutuhan daging sapi dan kambing baik daging segar maupun stok daging baku,” pungkasnya.
Selanjutnya, Endang melakukan monitoring ke gudang Bulog. Dari hasil pantauan, kebutuhan cadangan pangan dipastikan aman sampai akhir tahun. “Bulog sebagai mitra kerja, siap menyediakan daging beku dan jika dilihat dari harga masih terbilang stabil," sebutnya.
Pimpinan Cabang Bulog Kota Tanjungpinang, Riki Maskudri menyebutkan stok daging beku di gudang bulog saat ini tersedia 700 kilogram. “Stok daging beku tersebut dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk dua bulan. Di awal tahun nanti, juga akan masuk lagi stok untuk persediaan. Sehingga persediaan daging beku aman menjelang nataru nanti," ucap Riki.
Untuk harga daging beku, bulog menjual di kisaran Rp. 77.500 dan daging beku sudah lengkap dengan sertifikat PMK dan halalnya. Juga disampaikan pada gudang bulog, persediaan beras dan minyak goreng aman untuk memenuhi permintaan jelang Nataru.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang