Loading...
Pilih Tema
Walikota

Lis Sambut Kunjungan Menteri Pariwisata ke Desa Wisata Pulau Penyengat

Prokompim Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah, SH sambut kunjungan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana dan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan ke Desa Wisata Pulau Penyengat, Kamis (16/10).

Lis menyebut, momentum ini menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata unggulan yang memadukan nilai sejarah, budaya, dan potensi ekonomi masyarakat. “Pulau Penyengat bukan hanya warisan sejarah, tapi juga ruang hidup masyarakat yang terus berkembang. Semoga pengembangan wisata di sini memberi manfaat langsung bagi warga,” tuturnya.

Selain itu, Lis berharap dengan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM dapat membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat identitas Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata budaya dan religi. “Dengan dukungan pemerintah pusat dan provinsi, kami optimistis Pulau Penyengat akan menjadi contoh bagaimana sejarah, budaya, dan ekonomi bisa berjalan beriringan,” harapnya.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan, Pulau Penyengat memiliki nilai historis, kultural, dan religius yang berpadu dengan kehidupan masyarakatnya. Ia menilai, lokasi ini sangat tepat sebagai simbol penguatan pariwisata halal di Indonesia. “Pulau Penyengat mencerminkan kekayaan budaya dan nilai-nilai keislaman yang tumbuh selaras dengan ekonomi masyarakat. Ini menjadi dasar kuat bagi pengembangan wisata halal yang berkelanjutan,” ujar Menpar.

Ia mengapresiasi kolaborasi antara BPJPH, Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kota Tanjungpinang, dan masyarakat Pulau Penyengat yang telah menunjukkan semangat gotong royong dalam membangun potensi wisata dan ekonomi kreatif. “Sinergi seperti ini penting untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global sebagai destinasi pariwisata yang ramah muslim,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan pula sertifikat halal kepada 438 pelaku UMKM di Pulau Penyengat sebagai bagian dari program Presiden Prabowo Subianto yang memberikan kemudahan bagi satu juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk memperoleh sertifikasi halal tanpa biaya.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini