Lis Pimpin Rakor Pendidikan Bersama Kepala Sekolah, Wujudkan Pendidikan Berkualitas
Prokompim Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., memimpin rapat koordinasi Pembangunan Pendidikan bersama Kepala Satuan Pendidikan/Kepala Sekolah se-Kota Tanjungpinang Triwulan II, di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota, Kamis (16/7).
Rapat membahas berbagai agenda strategis, di antaranya evaluasi disiplin, kinerja, dan talenta kepegawaian bagi kepala sekolah dan guru, evaluasi penyelenggaraan pendidikan jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP, implementasi penyelesaian berbagai persoalan di setiap sekolah, progres program seragam sekolah gratis dan Buku Pembelajaran/Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis, hingga perkembangan Program Sekolah Rakyat.
Dalam arahannya, Lis menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari keberhasilan membentuk karakter peserta didik. "Sekolah yang hebat tidak hanya menghasilkan siswa yang pintar, tetapi juga menghasilkan siswa yang berkarakter, disiplin, dan menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat di masa depan," tegasnya.
Dikatakannya, kepala sekolah memiliki peran sentral sebagai pemimpin perubahan di lingkungan pendidikan. Keberhasilan sekolah sangat bergantung pada kemampuan kepala sekolah dalam mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia yang dimiliki. "Keberhasilan akan diraih apabila SDM yang ada mampu di-maintenance dengan baik. Kepala sekolah harus menjadi pemimpin perubahan yang mampu menggerakkan seluruh potensi sekolah," ujarnya.
Mengusung tema "Mewujudkan Generasi Unggul, Berkarakter, Kreatif, dan Berdaya Saing melalui Transformasi Pendidikan Kota Tanjungpinang," Lis menekankan pentingnya mempersiapkan regenerasi kepemimpinan di lingkungan sekolah. Pemerintah Kota Tanjungpinang akan melaksanakan retreat bagi 75 kepala sekolah yang diketuai oleh Inspektur Daerah Kota Tanjungpinang sebagai bagian dari peningkatan kapasitas kepemimpinan.
Lebih lanjut, Lis mengingatkan bahwa tugas kepala sekolah tidak sebatas mengurus administrasi, tetapi harus memahami seluruh dinamika kehidupan sekolah. "Antisipasi harus dilakukan demi kebaikan jangka panjang. Kepala sekolah bukan hanya mengurus administrasi, tetapi harus menguasai seluruh lini kehidupan dan berbagai persoalan di sekolah, menjadi payung pengayoman bagi guru, siswa, dan seluruh stakeholder, serta mampu mengimplementasikan visi BIMA SAKTI," ujarnya.
Sebagai bagian dari perencanaan pembangunan jangka panjang, Pemerintah Kota melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan mendampingi setiap sekolah dalam penyusunan masterplan sederhana pembangunan sekolah. Dokumen tersebut nantinya menjadi kerangka pengembangan fisik sekolah secara bertahap sesuai kebutuhan, termasuk sebagai dasar dalam pengajuan program revitalisasi. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pengembangan Program Kartu Awang yang akan dimanfaatkan sebagai sarana pemantauan aktivitas mengaji anak-anak sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
Sementara itu, Wawako Ariza menegaskan bahwa pendidikan harus mampu menghasilkan generasi yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. "Transfer ilmu pengetahuan kepada anak didik harus tetap dibarengi dengan pembentukan karakter dan ketahanan diri setiap individu agar mereka siap menghadapi dinamika kehidupan nyata di masa depan," ujarnya.
Ditambahkannya, arah pembangunan pendidikan di Kota Tanjungpinang saat ini berfokus pada terwujudnya sektor pendidikan yang maju, berkarakter, dan berbasis teknologi, sehingga mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di era digital.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, kepala sekolah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan transformasi pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berkelanjutan bagi generasi penerus Kota Tanjungpinang.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang