Loading...
Pilih Tema
Walikota

Lis Lakukan Peletakan Batu Pertama Revitalisasi SDN 009 Penyengat, Bangunan Bercirikhas Melayu

Prokompim Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya Revitalisasi Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 009 Tanjungpinang Kota yang berlokasi di Pulau Penyengat, Kamis, (1/10).

Dalam sambutannya, Lis menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, melalui usulan dan dukungan dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Riau berkolaborasi bersama Dinas Pendidikan kota Tanjungpinang yang telah memberikan perhatian besar terhadap dunia pendidikan di Kota Tanjungpinang, khususnya di Pulau Penyengat. "Alhamdulillah, hari ini kita bisa memulai revitalisasi SDN 009 di Pulau Penyengat yang kita cintai ini. Ini adalah bukti bahwa negara hadir, Pemerintah Pusat melalui APBN memberikan perhatian khusus untuk anak-anak kita di Penyengat. Kita ingin anak-anak di Pulau Penyengat mendapatkan fasilitas pendidikan yang baik dan layak," ujarnya.

Ia menjelaskan, Pulau Penyengat adalah kawasan cagar budaya dan Pariwisata. Etika dan marwah Melayu yang harus selalu dijaga, termasuk kualitas pendidikan generasi penerusnya. "Penyengat ini adalah jantung kebudayaan Melayu kebanggaan kota Tanjungpinang bahkan Dunia. Dari sini lahir bahasa Indonesia. Maka, sudah selayaknya sekolah di Penyengat ini kita tata agar menjadi sekolah yang unggul, sekolah yang berkarakter, sekolah yang nyaman, aman, membanggakan dan penuh dengan konsep bernuansa Melayu. Jangan ada lagi sekolah di pulau yang rusak dan tidak layak. Semua anak berhak sekolah dengan gembira," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Riau, Warsita, S.S, M.Pd menjelaskan bahwa SDN 009 Tanjungpinang Kota di Pulau Penyengat menjadi salah satu sekolah yang mendapatkan program revitalisasi satuan pendidikan dari APBN Tahun 2026, dan dijadikan proyek percontohan yang akan dibangun bercirikhas melayu. "Insya Allah proses pembangunan ini dilakukan secara swakelola dengan pemberdayaan masyarakat. Tujuannya agar kita semua yang terlibat didalam pembangunan sekolah ini punya rasa saling memiliki. Dengan demikian pembangunan akan berjalan dengan baik dan dapat selesai tepat waktu,". Harap Warsita.

Ia juga menyampaikan sesuai arahan dan Program Presiden Prabowo, bahwa setiap Pemerintah Daerah harus mendukung dan berkomitmen mewujudkan tata kelola satuan pendidikan yang baik, dan tidak boleh lagi ada sekolah yang tidak layak. "Untuk itu, mari kita dukung dan doakan bersama agar waktu 120 hari pembangunan ini cepat selesai dan segera dapat dimanfaatkan oleh anak anak kita untuk menuntut ilmu,". Ujar Warsita.

Pembangunan Revitalisasi SDN 009 Kecamatan Tanjungpinang Kota mendapatkan alokasi revitalisasi dengan total anggaran sebesar Rp.3,3 Milyar dari APBN 2026. Ruang lingkup pekerjaan meliputi rehabilitasi total 7 ruang belajar, 1 Ruang Kepala Sekolah, ruang majelis guru, perpustakaan, UKS, toilet, pagar sekolah, dan Rumah dinas.

Acara peletakan batu pertama ditandai dengan peletakan batu bata dan semen secara simbolis oleh Wali Kota Tanjungpinang, didampingi Kepala BPMP Provinsi Kepri, Kadis Pendidikan, Kadis PUPR, Camat, Lurah dan Kepala Sekolah, serta doa bersama agar proses pembangunan berjalan lancar dan aman.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini