Loading...
Pilih Tema
Walikota

Lis Gandeng Menteri PU Tinjau Langsung Usulan Pembangunan Infrastruktur Strategis

Prokompim Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH bersama Menteri Pekerjaan Umum, Ir. Doddy Hanggodo, MPE, tinjau langsung proyek pembangunan dan usulan pembangunan infrastruktur kewilayahan Kota Tanjungpinang. Kunjungan diawali dengan meninjau kondisi dermaga menuju Pulau Penyengat/pelantar kuning, lahan rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah di Dompak, progres pekerjaan Waduk Jalan Srikaton, dan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, Sabtu (29/8).

Kunjungan ini merupakan bentuk keseriusan dan dukungan Kementerian PU atas usulan pembangunan infrastruktur strategis Kota Tanjungpinang yang diusulkan saat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian PU pada 13 Agustus 2026 lalu. "Hari ini, bersama Menteri PU langsung melakukan peninjauan ke lokasi yang akan dilakukan pembangunan dan menjadi prioritas usulan infrastruktur yang sudah diusulkan kepada pak Menteri, termasuk berdiskusi terkait penataan kawasan, sarana dan prasarana sekolah, pemeliharaan jalan, hingga penanganan banjir," ucap Lis disela peninjauan.

Lis berharap dukungan dari Pemerintah Pusat dalam upaya mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan merata. "Semoga kebutuhan infrastruktur di Kota
Tanjungpinang dapat terpenuhi, sehingga dapat memberikan dampak positif untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan
kesejahteraan masyarakat," harapnya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo sangat mengapresiasi keseriusan Pemerintah kota Tanjungpinang dalam upaya pembangunan infrastruktur. Dan melalui Kementerian PU mendukung peningkatan infrastruktur untuk mendorong pemerataan pembangunan di daerah. “Usulan yang telah kami terima sudah dibahas bersama. Ada beberapa pembangunan yang menjadi prioritas usulan infrastruktur dan akan segera dibangun di Kota Tanjungpinang. Sekolah rakyat ditargetkan selesai bulan Juni 2027, karena pada bulan juli anak anak sudah masuk sekolah, juga pembangunan GOR dilahan yang sudah disiapkan oleh Pemko Tanjungpinang. Kita akan bantu secara maksimal untuk kota Tanjungpinang," sebutnya.

Terkait kondisi dermaga penyeberangan Pulau Penyengat, juga mendapat perhatian khusus dari Menteri PU. "Saat kunjungan ke Dermaga Penyengat memang kondisinya kurang layak dan harus dilakukan revitalisasi. Namun untuk dermaga ini merupakan kewenangan dari Kementerian Perhubungan, nanti kita akan koordinasikan untuk tindak lanjut pembangunan dermaga," terangnya.

Ia juga menyoroti kondisi jembatan di jalan Daeng Kamboja (jalan Senggarang lama), yang memiliki sejarah berkaitan dengan aktivitas pertambangan bauksit. Aktivitas itu dinilai turut mempengaruhi kondisi aliran sungai di kawasan tersebut. "Sudah dikomunikasikan dengan BWS Sumatera IV untuk melakukan peninjauan dan kajian terhadap kondisi sungai dari bagian hulu hingga hilir. Nantinya apa yang bisa kerjakan nanti kita diskusikan dengan Wali Kota," ungkapnya.

Kunjungan kerja ini sinergi bersama tim Kementerian PUPR beserta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV, Balai Pelaksana Jalan Nasional Kepri, Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Kepri dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kepri.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini