Loading...
Pilih Tema
Walikota

Lis Buka Musrenbang RKPD, Wadah Kolaborasi Wujudkan Visi Pembangunan Daerah

Prokompim Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tanjungpinang tahun 2027. Kegiatan dilaksanakan di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota, Rabu (11/3).

Dalam sambutannya, Lis menegaskan bahwa Musrenbang merupakan proses penting dalam perencanaan pembangunan daerah yang bertujuan merumuskan solusi terhadap berbagai permasalahan pembangunan. Menurutnya, Musrenbang bukan sekadar forum formal, melainkan bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan visi pembangunan daerah. "Musrenbang menjadi wadah untuk menghimpun aspirasi masyarakat, menentukan prioritas pembangunan, serta merumuskan alokasi anggaran yang bersumber dari APBD Kota, APBD Provinsi, APBN, maupun sumber pendanaan sah lainnya,” ujarnya.

Dijelaskannya, penyusunan RKPD Tahun 2027 saat ini telah memasuki tahapan Musrenbang tingkat kota setelah melalui rangkaian proses sebelumnya, mulai dari forum konsultasi publik, Musrenbang tingkat kelurahan, Musrenbang kecamatan, hingga forum perangkat daerah. Tahun 2027 juga menjadi fase penting dalam penguatan konsolidasi dan percepatan pencapaian target pembangunan daerah dalam periode RPJMD 2025–2029.

Dalam kesempatan tersebut, Lis juga memaparkan sejumlah indikator kinerja pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Kota Tanjungpinang menunjukkan tren positif meskipun masih memerlukan penguatan pada sektor perdagangan, jasa, UMKM, dan ekonomi kreatif agar mampu mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif.

Selain itu, tingkat inflasi daerah tercatat sebesar 2,75 persen dan masih berada dalam rentang terkendali. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tanjungpinang mencapai 82,02 yang menempatkannya pada kategori sangat tinggi. Tingkat Pengangguran Terbuka tercatat sebesar 4,72 persen, rasio gini sebesar 0,318, serta persentase penduduk miskin sebesar 5,96 persen.

Menurut Lis, capaian tersebut menunjukkan perkembangan positif, namun tetap membutuhkan langkah strategis agar pembangunan dapat lebih merata dan berdampak langsung bagi masyarakat. Untuk itu, tema pembangunan Kota Tanjungpinang tahun 2027 ditetapkan yaitu, Mendorong Inovasi dan Integrasi untuk Pemberdayaan Ekonomi, Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan, serta Pengelolaan Lingkungan melalui Pemanfaatan Ekonomi Kreatif.

Tema tersebut dijabarkan ke dalam lima prioritas pembangunan daerah, yaitu pemberdayaan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup, penguatan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik berbasis digital, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang religius, kompeten, dan berdaya saing.

Pemerintah Kota Tanjungpinang juga menetapkan sejumlah target pembangunan tahun 2027, di antaranya peningkatan IPM menjadi 82,82, pertumbuhan ekonomi pada kisaran 4,43 hingga 4,96%, penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 4,10%, serta inflasi daerah yang dijaga pada kisaran 2,5% ±1%.

Selain itu, dalam forum Musrenbang RKPD Tahun 2027, Pemerintah Kota Tanjungpinang turut memberikan penghargaan kepada kecamatan dan kelurahan yang dinilai berhasil dalam pelaksanaan otonomi daerah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan yang partisipatif dan transparan.

Mengakhiri sambutannya, Lis mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan gagasan dan masukan demi kemajuan pembangunan daerah. “Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi ruang menyatukan gagasan dan langkah untuk masa depan Kota Tanjungpinang yang lebih baik,” tutupnya.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini