Lis Bahas Teknologi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik Bersama ODC Energy
Prokompim Tanjungpinang — Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., menerima audiensi lanjutan perwakilan perusahaan energi asal Belanda, ODC Energy, di Ruang Kerja Wali Kota, Kamis (23/7). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama pengelolaan sampah menjadi energi listrik sebagai salah satu solusi penanganan sampah di Kota Tanjungpinang.
Audiensi dihadiri Managing Business Development ODC Energy, Runa, bersama Owner Harvest Waste Amsterdam, Mr. Jan Harkema. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang sekaligus memperkenalkan mitra teknologi yang berpengalaman dalam pengolahan sampah menjadi energi.
Runa menjelaskan, ODC Energy berkomitmen mendukung penyelesaian persoalan lingkungan di Tanjungpinang melalui penerapan sistem pengolahan sampah terpadu yang telah dikembangkan bersama Harvest Waste Amsterdam. "Kami membawa komitmen tersebut untuk mengupayakan sistem pengolahan sampah terpadu di Tanjungpinang melalui teknologi pengelolaan sampah menjadi energi listrik atau waste-to-energy yang telah sukses dikembangkan oleh tim Mr. Jan Harkema di Amsterdam," ungkapnya.
Ditambahkannya, meskipun ODC Energy bergerak di bidang energi terbarukan, khususnya tenaga surya, perusahaan tersebut menggandeng Harvest Waste Amsterdam karena memiliki keahlian dalam pengolahan sampah menjadi energi. Konsep yang ditawarkan dirancang untuk mengintegrasikan pengelolaan sampah antara Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan agar kapasitas operasional teknologi dapat berjalan lebih optimal.
Sementara itu, Mr. Jan Harkema menyampaikan kesiapan timnya untuk membawa pengalaman dan teknologi yang telah diterapkan di Belanda ke Tanjungpinang. "Kami melihat potensi yang besar di sini, dan kami siap membawa keahlian teknis kami untuk membantu Tanjungpinang mengelola sampah domestik menjadi sumber energi yang bermanfaat," tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Lis menyambut baik inisiatif yang ditawarkan ODC Energy. Menurutnya, penanganan persoalan sampah membutuhkan kolaborasi dan dukungan teknologi yang efektif serta ramah lingkungan. "Jika ada solusi yang efisien, ramah lingkungan, dan dapat diterapkan secara nyata untuk pengolahan sampah di Tanjungpinang, kami sangat terbuka. Kehadiran Mr. Jan Harkema membawa perspektif baru bagi peningkatan tata kelola lingkungan di kota kita," ujarnya.
Lis juga mendukung konsep kolaborasi regional yang melibatkan Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, serta BP Batam sesuai dengan kewenangannya. Menurutnya, sinergi antardaerah dan lintas lembaga menjadi faktor penting dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang terpadu, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Tanjungpinang akan menggelar pembahasan teknis bersama ODC Energy serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bintan dan BP Batam untuk mengkaji aspek regulasi, kesiapan lahan, kebutuhan infrastruktur, serta skema kerja sama sebagai langkah awal menuju implementasi proyek tersebut.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang