Kunjungan Duta Besar RRT, Wawako Ariza Sambut Peluang Kerjasama dan Investasi
Prokompim Tanjungpinang - Bersama Gubernur Kepri, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, MM sambut kunjungan kehormatan (courtesy call) Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia, Mr. Wang Lutong, ke Provinsi Kepulauan Riau, di Ruang VIP Bandara Raja Haji Fisabilillah, Rabu (29/10).
Kunjungan tersebut menjadi peluang besar bagi peningkatan kerja sama investasi, perdagangan, dan pariwisata yang juga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Tanjungpinang.
“Sebagai ibu kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang memiliki posisi strategis dalam mendukung realisasi investasi dan kerja sama antarnegara. Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kepri untuk menciptakan iklim investasi yang ramah dan kondusif, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Dikatakannya, Pemerintah Kota Tanjungpinang terus memperkuat daya tarik kota melalui peningkatan sarana dan prasarana penunjang pariwisata yang saat ini tengah diupayakan kepada pemerintah pusat.
Sejumlah usulan tengah diajukan melalui kementerian terkait dengan dukungan anggota DPR RI. Program yang diusulkan meliputi penataan kawasan Kota Lama, pengembangan wisata Pulau Penyengat, pembangunan serta rehabilitasi sejumlah jembatan dan jalan utama, hingga pengembangan Pelabuhan Internasional Tanjung Geliga di kawasan FTZ Senggarang.
Selain itu, Pemko juga berkomitmen mempercepat layanan perizinan agar para investor semakin mudah berinvestasi di Tanjungpinang.
“Kami berharap kerja sama antara Kepri dan Tiongkok yang digagas Gubernur Ansar Ahmad dapat berdampak langsung bagi masyarakat Tanjungpinang, baik melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan sektor pariwisata, maupun kegiatan ekonomi UMKM,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Ansar memaparkan sejumlah sektor prioritas investasi di Kepri, seperti minyak dan gas bumi, perikanan, industri, serta pariwisata. Ia berharap investor Tiongkok dapat turut berpartisipasi dalam pengembangan potensi tersebut, khususnya di wilayah Blok Natuna dan sektor pengolahan hasil laut.
“Kami membuka peluang kerja sama di berbagai sektor strategis dan mendorong kebijakan bebas Visa on Arrival bagi wisatawan Tiongkok. Ini akan memperkuat hubungan ekonomi sekaligus pariwisata antara Kepri dan Tiongkok,” ujar Ansar.
Duta Besar Wang Lutong menyampaikan komitmen untuk memperkuat kerja sama investasi dan pariwisata di Kepri, termasuk menjajaki potensi eksplorasi migas di Natuna dan kerja sama industri di Bintan melalui program Two Countries, Twin Parks.
“Kami melihat Kepri memiliki potensi besar. Kami ingin memperluas kerja sama ekonomi dan pariwisata, termasuk menjadikan Kepri sebagai pintu utama hubungan kedua negara,” ungkap Wang Lutong.
Pertemuan ini turut dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kepri Luki Zaiman Prawira, Kepala Dinas Pariwisata Hasan, Kepala Dinas PMPTSP Hasfarizal, serta pejabat Kedutaan Besar RRT.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang