“In This Economy”, Lis temui Menteri PU Perjuangkan Infrastruktur Tanjungpinang
Prokompim Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang menunjukkan komitmen kuat dalam percepatan pembangunan dan penataan infrastruktur kewilayahan. Sebagai langkah konkret, Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., temui langsung Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Ir. Dody Hanggodo, M.PE, di kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Kamis (13/8).
Dalam kesempatan itu, Lis sampaikan usulan pembangunan infrastruktur kewilayahan di Kota Tanjungpinang. Disebutkannya, Kota Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Riau memiliki peran sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) dan merupakan bagian dari Kawasan Strategis Nasional (KSN) Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam-Bintan-Karimun (KPBPB-BBK).
"Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2025-2029, Kota Tanjungpinang termasuk dalam 50 kota dan kawasan baru dengan visi untuk menyeimbangkan antara Jawa dan luar Jawa, berperan sebagai kota pariwisata diwilayah barat dan diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan sebesar 8% pada tahun 2029," ucapnya.
Usulan tersebut meliputi pembangunan Rumah Sakit, pembangunan jalan, hingga penanganan banjir. Usulan tersebut, sambung Lis, untuk mendukung Kota Tanjungpinang sebagai ibukota provinsi, PKW, KSN dan kawasan pariwisata wilayah barat.
Lis berharap, kebutuhan infrastruktur di Kota Tanjungpinang mendapat perhatian dan dukungan dalam perencanaan pembangunan nasional. Karena persoalan infrastruktur tidak dapat ditangani secara parsial, tetapi membutuhkan sinergi dan dukungan lintas pemerintahan.
“Kami berharap pembangunan fisik atau infrastruktur dasar lainnya dapat terpenuhi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dari segala sektor. Posisi strategis Tanjungpinang hendaknya diikuti dengan dukungan infrastruktur yang memadai. Kita ingin pembangunan infrastruktur mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat peran Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi dan kawasan strategis,” katanya.
Untuk itu, atas usulan yang disampaikan, diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, sehingga persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi perhatian masyarakat dapat ditangani secara bertahap dan memberikan manfaat nyata.
"Harapan kami, pemerintah pusat dapat memprioritaskan alokasi anggaran pembangunan di Tanjungpinang agar kota ini mendapat dukungan sebagai perannya ibu kota provinsi, pusat pertumbuhan ekonomi KSN, serta destinasi pariwisata berkelas di kawasan barat Indonesia," pungkasnya.
Menanggapi hal yang disampaikan, Menteri Pekerjaan Umum, Ir. Dody Hanggodo, M.PE, mengapresiasi keseriusan Pemko Tanjungpinang dalam upaya pembangunan infrastruktur kewilayahan di Kota Tanjungpinang. "Usulan yang disampaikan kami terima untuk dibahas dan dikaji bersama. Tentunya melalui Kementerian Pekerjaan Umum mendukung peningkatan infrastruktur di daerah demi pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia," ungkapnya.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang