Loading...
Pilih Tema
Tanjungpinang

Ikuti Webinar Percepatan Penurunan Stunting, Endang Optimis 2024 Tanjungpinang Zero Stunting

Prokompim Tanjungpinang - Kota Medan menjadi tuan rumah dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29, yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Medan. Wakil Wali Kota Tanjungpinang Endang Abdullah S.Kp, M.Si bersama ketua PKK Tanjungpinang, Agung Wira Dharma SH, mengikuti rangkaian kegiatan tersebut yang diawali dengan pelaksanaan webinar penurunan stunting, di hotel Santika Dyandra Medan, Medan, Rabu (6/7).

Kepala BKKBN Pusat, dr Hasto Wardoyo SpOG (K) mengatakan generasi muda di Sumut 24,4 persen mengalami stunting, sementara yang 9,8 persen inditional disabel, 1 persen autisme dan yang 3 persen difabel. “Perlu disampaikan kepada gubernur, wali kota serta bupati, bahwa generasi muda kita yang kurang optimal itu sudah hampir 40 persen lebih. Semua itu disebabkan oleh masalah stunting,” kata Hasto.

Sedangkan sesuai arahan Presiden RI, lanjutnya, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 a tahun 2021, dalam rangka percepatan penurunan stunting, yakni 14 persen hingga Tahun 2024. “Keluarga-keluarga muda terus menjadi perhatian utama. Karena keluarga-keluarga mudalah yang masih bisa hamil dan melahirkan anak-anaknya,” ujarnya.

Usai kegiatan Endang mengatakan bahwa dalam mengatasi masalah stunting diperlukan tim penanganan percepatan penurunan stunting, mulai dari tingkat pusat dan di tingkat daerah kabupaten, kota, kecamatan, dan kelurahan. “Alhamdulillah Kota Tanjungpinang sudah membentuk tim percepatan penurunan stunting. Artinya, tim ini akan mempermudah kita untuk koordinasi sampai pada level pelaksanaan di tingkat masyarakat. Bersama perangkat daerah terkait dan PKK, serius dalam penanganan stunting mengikuti target Pemerintah pusat,” ucapnya.

Lanjut dijelaskannya, webinar yang disampaikan oleh Kepala BKKBN Pusat bahwa penanganan stunting harus dilakukan dengan serius. Generasi muda di Indonesia banyak yang mengalami stunting akibat nikah usia sangat muda, dan kurangnya asupan gizi yang seimbang saat mengandung.

"Maka dari itu Pemerintah Kota Tanjungpinang akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat, agar lebih memperhatikan usia saat menikah. Saat mengandung juga harus betul betul diperhatikan asupan gizi yang seimbang untuk menghindari anak terlahir dalam kondisi stunting," pesan Endang.

Terkait hal tersebut, Pemerintah di setiap provinsi seluruh Indonesia sudah bekerja maksimal dengan bermitra dengan segala pihak untuk mencapai target nasional. "Mudah mudahan Kota Tanjungpinang dapat mencapai target nasional, atau minimal mendekati target nasional sampai nanti akhir tahun 2024 menuju zero stunting,” ujar Endang.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala BKKBN Pusat dr Hasto Wardoyo SpOG (K), Direktur Kemendagri, Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Musa Rajekshah, Gubernur Provinsi Riau, Wagub Jambi, Wagub Bengkulu, Wali Kota dan Bupati se Indonesia.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang 

Bagikan postingan ini