Loading...
Pilih Tema
Tanjungpinang

Endang Imbau Optimalkan Fungsi Posyandu Dalam Menurunkan Jumlah Stunting

Prokompim Tanjungpinang — Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar rapat koordinasi dan evaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting di Kota Tanjungpinang. Rakor ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah, S.Kp., M.Si, Senin (31/8). Rakor dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Dinkes PD dan KB Kota Tanjungpinang.

Rakor diikuti oleh perwakilan pimpinan Perangkat Daerah yang tergabung dalam Satgas Percepatan Penurunan Stunting Kota Tanjungpinang, jajaran kecamatan, kelurahan, serta Kepala Puskesmas se-Kota Tanjungpinang.

Dalam kesempatan itu, Endang mengatakan percepatan penurunan stunting merupakan bagian terpenting dalam upaya meningkatkan kualitas pembangunan kesehatan di Kota Tanjungpinang. Untuk itu Endang meminta komitmen bersama setiap Perangkat Daerah dalam menangani terkait penurunan Stunting. “Untuk mengatasi permasalahan stunting, semua harus bersama-sama berkomitmen dan merumuskan langkah-langkah strategis untuk menekan dan menurunkannya dari semua aspek yang ada,” ujar Endang.

Endang juga berharap melalui rakor ini, dapat mengevaluasi rumusan strategi dan langkah-langkah terbaik dan keterlibatan pemerintah dan mitra kerja untuk bisa mengupayakan penurunan stunting semakin dimaksimalkan. "Kita harus segera memperbaharui data terkait stunting di Kota Tanjungpinang, maka dari itu pertemuan rakor ini kita juga sejalankan dengan evaluasi dan mengatur strategi serta langkah apa yang akan kita lakukan bersama seluruh stakeholder sebagai upaya penurunan stunting," lanjut Endang.

Terakhir, Endang memberikan motivasi seluruh pihak agar selalu bersinergi dan menjalin kerjasama dengan para mitra kerja hingga lintas sektor dalam melaksanakan segala upaya untuk penuntasan stunting di Kota Tanjungpinang. “Berdasarkan data yang kita peroleh, masih ada keluarga memiliki anak yang beresiko stunting, maka dari itu saya harapkan semua kita dapat menekan dan menuntaskan stunting di Kota Tanjungpinang. Mulai dari sosialisasi pencegahan dan penanganannya, mengoptimalkan fungsi posyandu, serta berperan serta menjadi orang tua asuh bagi anak stunting," pungkasnya.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang 

Bagikan postingan ini