Loading...
Pilih Tema
Tanjungpinang

Endang Akan Verifikasi Data dan Survei Keluarga yang Beresiko Stunting

Prokompim Tanjungpinang - Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah S.Kp, M.Si akan melakukan survei lapangan dan uji petik ke beberapa keluarga yang beresiko memiliki anak Stunting hasil pendataan BKKBN. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Terkait Stunting bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kelurahan Pinang Kencana, yang dilaksanakan di Aula Kantor Lurah Pinang Kencana, Selasa (1/8).

“Dari data tersebut, terdapat jumlah anak yang beresiko stunting berada di wilayah Pinang Kencana. Maka untuk memastikannya, bersama TPK Pinang Kencana kita akan melakukan uji petik atau uji sampel untuk mengunjungi keluarga dimaksud,” ucapnya.

Menurutnya ada beberapa indikator yang menentukan bahwa sebuah keluarga masuk dalam data berisiko stunting. “Untuk itu kita akan kroscek dan verifikasi faktual ke lapangan terhadap data yang diperoleh. Apakah memenuhi semua unsur indikator sehingga termasuk dalam data beresiko stunting dan hal ini sekaligus untuk memverifikasi data. Selain itu guna antisipasi awal untuk pencegahan dan penangananya,” ungkap Endang.

Endang juga mengapresiasi peran TPK yang telah melaksanakan tugasnya melakukan penyuluhan, memfasilitasi pelayanan rujukan dan memfasilitasi pemberian bantuan sosial kepada sasaran keluarga berisiko stunting. “Dukungan dan peran ibu-ibu TPK sangat luar biasa dan sangat berdampak pada penurunan jumlah stunting di wilayahnya. Dengan adanya TPK yang langsung turun ke rumah warga dan bekerjasama dengan puskesmas dan posyandu segera mengambil langkah penanganannya, untuk itu sudah sepatutnya di apresiasi," tambahnya.

Terakhir, Endang berharap kepada TPK yang merupakan ujung tombak dalam upaya percepatan penurunan risiko stunting untuk dapat melaksanakan pendampingan keluarga dan melayani keluarga berisiko stunting. “Diharapkan TPK mampu menumbuhkan semangat dalam meningkatkan pemahaman tentang pelaksanaan pendampingan keluarga dan melayani keluarga berisiko stunting demi tercapainya zero stunting di Kota Tanjungpinang," pungkasnya.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang 

Bagikan postingan ini