Loading...
Pilih Tema
Sekretaris Daerah

Bimtek Keamanan Pangan, Sekda Zulhidayat Imbau Pelaku Usaha Jaga Mutu dan Keamanan Pangan

Prokompim Tanjungpinang – Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, S.Hut, membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan Tahap II bagi pelaku usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) se-Kota Tanjungpinang. Bimtek dilaksanakan di Hotel Bintan Plaza, Kamis (14/8).

Dalam sambutannya, Sekda Zulhidayat menyampaikan bahwa Pemerintah hadir untuk memastikan keamanan pangan, sehingga pelaku usaha dapat memperoleh sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT). "Dengan begitu, produk UMKM kita bisa menembus pasar luar Tanjungpinang dan masuk ke jejaring distribusi yang lebih luas,” ucapnya.

Lanjut dikatakannya, Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) memiliki peranan penting dalam penyediaan pangan di Kota Tanjungpinang, mulai dari jajanan tradisional, kue kering, minuman kemasan, hingga makanan siap saji. Mengingat banyaknya produk yang langsung dikonsumsi masyarakat, maka pemahaman pelaku usaha tentang keamanan pangan menjadi krusial.
"Maka melalui Bimtek ini, para pelaku usaha diharapkan mampu memahami prinsip keamanan pangan mulai dari bahan baku hingga sampai ke tangan konsumen, menerapkan Good Manufacturing Practices (GMP) atau Cara Produksi Pangan yang Baik, memenuhi persyaratanP-IRT sesuai regulasi, serta mampu meningkatkan daya saing produk agar mampu bersaing di pasar lokal, nasional, bahkan internasional, harapnya.

Ia juga menyoroti bahwa Tanjungpinang memiliki kekuatan di sektor pariwisata, dan salah satu andalan utamanya adalah produk kuliner. "Karena itu, keamanan pangan menjadi syarat mutlak agar produk kuliner Tanjungpinang layak bersaing dan menjadi oleh-oleh unggulan bagi wisatawan," ungkapnya.

Terkahir Zulhidayat berpesan agar peserta mempraktikkan materi yang disampaikan dan menerapkannya dalam usaha masing-masing. “Kebersihan peralatan dan tempat produksi, penggunaan kemasan aman dan berlabel jelas, serta tidak menggunakan bahan berbahaya harus menjadi perhatian utama. Ingat, produk yang aman membangun kepercayaan konsumen, dan kepercayaan adalah modal terbesar dalam usaha. Semoga kegiatan ini, memberikan manfaat nyata dan membawa kesuksesan bagi seluruh pelaku usaha pangan," tutupnya.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini