Bersama Kementerian PUPR dan PT. SMF, Endang Resmikan Hasil Pembangunan RLH Kampung Bugis
Prokompim Tanjungpinang — Sebanyak 18 Kepala Keluarga penerima manfaat di kelurahan Kampung Bugis menerima bantuan Rumah Layak Huni (RLH), hasil kolaborasi antara Kementerian PUPR Ditjen Cipta Karya Direktorat Pengembangan Kawasan Pemukiman dengan PT. Sarana Multigriya Finansial (Persero) dan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Wakil Walikota Tanjungpinang, Endang Abdullah, S.Kp, M.Si menghadiri saat serah terima dan peresmian hasil pembangunan RLH sekaligus penyerahan bantuan sosial bagi warga terdampak pandemi Covid-19, yang dilaksanakan di Kelurahan Kampung Bugis, Jum’at (25/3).
PT. SMF melalui dana bina lingkungan telah memberikan bantuan pembangunan baru dan renovasi rumah dengan pola dana bergulir kepada sebanyak 18 penerima manfaat, dimana proses pembangunan dan renovasi sebanyak 18 unit telah dimulai sejak bulan Oktober tahun 2021, hingga pada bulan Februari 2022 dan proses pembangunan telah selesai seratus persen.
Dalam sambutannya, Endang atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang dan mewakili masyarakat menyampaikan terimakasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. “Terima kasih dan apresiasi yang sebesar besarnya atas kesediaan Kementerian PUPR dan PT. Sarana Multigriya finansial yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat sebagai wujud nyata kepedulian dalam mewujudkan lingkungan serta hunian yang layak bagi masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya upaya penanganan perumahan kumuh dan permukiman kumuh, Pemerintah tidak dapat mengandalkan kemampuan sendiri tetapi turut serta melibatkan sektor lain yang memiliki visi yang sama melalui penerapan strategi collaborative governance. “Pembangunan baru dan renovasi rumah di Kelurahan Kampung Bugis merupakan bentuk nyata dari keberhasilan pemerintah dalam menerapkan strategi collaborative governance dengan melibatkan stakeholder dan aktor non pemerintah dalam bingkai sinergitas,” tambahnya.
Endang juga mengapresiasi kepada PT. SMF yang turut memberikan bantuan sembako dan berkontribusi melalui penyediaan sumber daya untuk melakukan pembenahan jalan lingkungan berupa pelantar. “Terima kasih atas semua bantuan yang diberikan, sembako akan diserahkan kepada masyarakat kategori berpenghasilan rendah dan terdampak Covid-19 yang ada di Kelurahan Kampung Bugis ini. Tentunya bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat sebagai upaya mewujudkan kota dan pemukiman yang inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan,” tutup Endang.
Sementara itu, Istriana Haryanti perwakilan dari Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemerintah Kota Tanjungpinang yang telah melakukan berbagai kegiatan untuk terwujudnya kawasan yang layak huni, tertata, bersih dan nyaman. “Kami berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berkelanjutan, dimana Pemerintah Kota ataupun Kabupaten lain dapat mencontoh komitmen seperti Pemerintah Kota Tanjung Pinang dalam menangani kawasan permukiman kumuh yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ucap Istriana.
Kemudian ia juga berpesan kepada masyarakat penerima manfaat untuk turut memelihara aset yang telah dibangun ini. “Agar pemanfaatannya dapat terus dirasakan, terhadap aset yang dibangun ini untuk dirawat dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun dengan sebaik mungkin. Pelihara aset ini agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama,” tambahnya.
Julisman, salah satu penerima manfaat bantuan RLH menyampaikan terimakasih mewakili masyarakat penerima lainnya.
“Saya secara pribadi dan mewakili penerima bantuan Rumah Layak Huni lain, sangat berterimakasih kepada semua pihak sehingga rumah kami menjadi hunian layak huni yang aman dan nyaman untuk kami. Mudah-mudahan kedepan akan ada lagi perhatian seperti ini agar masyarakat lainnya yang membutuhkan dapat merasakan juga,” ucapnya.
Kemudian rombongan melakukan peninjauan rumah yang diserahterimakan, dan melakukan pengguntingan pita di salah satu penerima bantuan rumah layak huni, oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, Direktur PKP Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, dan Direktur Keuangan dan Operasional PT. SMF sebagai tanda diresmikannya Bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Selanjutnya penyerahan secara simbolis dari PT. SMF kepada Wakil Walikota dan diserahkan kepada penerima bantuan.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang