Loading...
Pilih Tema
Ketua PKK

Asistensi Posyandu 6 SPM, Ketua TP Posyandu Weni Dukung Penguatan Layanan Dasar

Prokompim Tanjungpinang — Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni, S.H., menghadiri kegiatan Asistensi Penguatan Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diselenggarakan Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Rabu (22/7).

Kegiatan diikuti 250 peserta yang terdiri atas Tim Pembina Posyandu Pusat, TP PKK Pusat, TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, kepala OPD terkait, camat, lurah, pengurus dan kader Posyandu, serta peserta dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau yang mengikuti secara daring. Turut hadir Pembina Kesekretariatan TP Posyandu Pusat, Ny. Yane Ardian Bima Arya, Plt. Sekretaris Umum TP Posyandu Pusat Ny. Nana Safriati Safrizal, Direktur Fasilitasi LKAD, PKK dan Posyandu Kemendagri Nitta Rosalin, S.E., M.A., beserta jajaran Tim Pembina Posyandu Pusat.

Ketua TP Posyandu Provinsi Kepri, Dra. Hj. Dewi Kumalasari Ansar, M.Pd., mengatakan transformasi Posyandu melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal merupakan upaya menghadirkan pelayanan dasar yang lebih terpadu dan mudah diakses seluruh masyarakat.

"Posyandu yang dahulu dikenal sebagai pusat pelayanan kesehatan kini telah bertransformasi menjadi Pos Pelayanan Terpadu yang melaksanakan enam bidang Standar Pelayanan Minimal. Perubahan ini merupakan langkah agar seluruh masyarakat memperoleh pelayanan dasar yang sama tanpa ada perbedaan," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus memperkuat implementasi transformasi Posyandu. Hingga saat ini sebanyak 1.160 Posyandu telah teregistrasi dan 415 Posyandu lainnya masih dalam proses verifikasi, sehingga Kepri menjadi salah satu provinsi dengan jumlah registrasi Posyandu terbanyak di Indonesia.

"Komitmen ini hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh Tim Pembina Posyandu, perangkat daerah, pemerintah kabupaten/kota hingga para kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Dengan sinergi tersebut, kami optimistis Posyandu 6 SPM dapat berjalan optimal di seluruh desa dan kelurahan," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Posyandu Kota Tanjungpinang, Weni, menilai pelaksanaan asistensi tersebut menjadi wadah memperkuat pemahaman sekaligus menyelaraskan implementasi enam bidang SPM di daerah.

"Asistensi ini menjadi bekal yang sangat penting bagi Tim Pembina Posyandu di daerah untuk meningkatkan koordinasi dan memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui Posyandu yang semakin terpadu," ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan transformasi Posyandu memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, perangkat daerah, hingga para kader yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Kami siap mendukung implementasi Posyandu 6 SPM di Kota Tanjungpinang melalui kolaborasi lintas sektor agar pelayanan dasar yang diberikan semakin optimal, berkualitas, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penyerahan simbolis bantuan sosial kesejahteraan keluarga sebanyak 500 paket bagi masyarakat Kota Tanjungpinang, penyerahan nomor registrasi Posyandu Provinsi Kepulauan Riau, serta pelaksanaan asistensi penguatan Posyandu enam bidang Standar Pelayanan Minimal.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini