Akhir Masa Pengabdian Mahasiswa KKN, Lis Apresiasi Kolaborasi Pembangunan Berbasis Masyarakat
Prokompim Tanjungpinang – Berakhir masa pengabdian, mahasiswa paparkan hasil pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) kepada Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H dan Perangkat Daerah Pemko Tanjungpinang. Pemaparan sekaligus penarikan mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada dilaksanakan di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota, Jumat (7/8).
Dalam sambutannya, Lis menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh mahasiswa KKN-PPM UGM yang telah mengabdi selama 47 hari di Kelurahan Kampung Bugis dan Pulau Penyengat sejak 21 Juni 2026. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat. "Atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang dan seluruh masyarakat, mengapresiasi kepada adik-adik mahasiswa atas dedikasi, ilmu, tenaga, dan waktu yang telah dicurahkan. Program-program yang dilaksanakan terbukti memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan menjadi contoh kolaborasi yang baik antara dunia akademik dan pemerintah daerah," ucapnya.
Lis menilai, beragam program unggulan yang dilaksanakan mahasiswa mencakup pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM dan pariwisata lokal, pelestarian budaya, edukasi kesehatan, pengelolaan lingkungan, hingga penerapan teknologi tepat guna yang menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus adalah pengembangan sistem irigasi tetes berbasis air wudu dan grey water sebagai upaya revegetasi lahan pascatambang di SMAN 7 Tanjungpinang.
Menurut Lis, inovasi tersebut merupakan solusi cerdas, aplikatif, sekaligus ramah lingkungan karena mampu memanfaatkan air bekas menjadi sumber irigasi untuk penghijauan. "Gagasan ini bukan hanya menjawab persoalan pengelolaan air dan lingkungan, tetapi juga menjadi media edukasi ekologis bagi para pelajar. Kami berharap model ini dapat direplikasi di sekolah-sekolah maupun kantor," katanya.
Lebih lanjut, Lis menyampaikan rasa bangga sekaligus haru atas berakhirnya masa pengabdian mahasiswa KKN-PPM UGM. Ia berharap pengalaman selama berada di Tanjungpinang menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan yang memiliki kepekaan sosial. "Kembalilah ke kampus dengan membawa pengalaman terbaik dari Kota Tanjungpinang. Jadikan seluruh dinamika dan pembelajaran bersama masyarakat sebagai bekal untuk menjadi pemimpin yang tangguh dan peduli terhadap persoalan sosial," pesannya.
Terakhir, Lis mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadi duta Kota Tanjungpinang dengan memperkenalkan kekayaan budaya Melayu, keramahan masyarakat, serta potensi wisata sejarah Pulau Penyengat kepada masyarakat luas. "Pulau Penyengat, Kampung Bugis, dan Kota Tanjungpinang akan selalu menjadi rumah kedua bagi kalian. Ceritakanlah keindahan budaya Melayu, wisata sejarah, dan potensi positif kota ini di mana pun kalian berada. Pintu Kota Tanjungpinang akan selalu terbuka untuk menyambut kehadiran kalian kembali," tutupnya.
Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang