Loading...
Pilih Tema
Wakil Walikota

Advokasi Program HIV, Wawako Ariza Tekankan Sinergi Lintas Sektor Penguatan Layanan Kesehatan

Prokompim Tanjungpinang — Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M., membuka kegiatan Advokasi Strategis Peningkatan Kesadaran dan Mobilisasi Sumber Daya Domestik untuk Keberlanjutan Program HIV, yang dilaksanakan di Hotel Aston, Senin (11/5).

Dalam sambutannya, Wawako Ariza mengatakan bahwa isu HIV merupakan tantangan kesehatan masyarakat. “Isu HIV masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius dan berkelanjutan. Upaya penanggulangannya tidak hanya bergantung pada intervensi medis, tetapi juga membutuhkan dukungan lintas sektor serta keterlibatan aktif masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, menurunnya komitmen donor global terhadap pendanaan kesehatan, termasuk pemotongan dana The Global Fund pada tahun 2025, menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dalam menjaga kesinambungan layanan HIV. Kondisi tersebut diperkuat dengan kebijakan efisiensi anggaran APBN 2025–2026 yang turut memengaruhi kemampuan pendanaan kesehatan di daerah. “Tanpa perencanaan transisi yang baik, terdapat risiko terganggunya layanan esensial seperti tes HIV, distribusi ARV, penjangkauan populasi kunci, hingga pendampingan berbasis komunitas,” jelasnya.

Ditambahkannya, Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen untuk terus mendukung upaya penanggulangan HIV melalui penguatan layanan kesehatan, dukungan kebijakan daerah, serta kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk sektor swasta melalui program CSR. Menurutnya, mobilisasi sumber daya domestik tidak hanya terbatas pada peningkatan alokasi APBD, tetapi juga mencakup optimalisasi berbagai sumber pembiayaan yang sah dan potensial untuk mendukung keberlanjutan program HIV di daerah. “Kami berharap melalui workshop ini lahir rekomendasi dan langkah konkret yang dapat diimplementasikan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sehingga upaya penanggulangan HIV dapat terus berjalan optimal dan berkesinambungan,” pungkasnya.

Kegiatan workshop menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas situasi dan tantangan program HIV, keberlanjutan program dan transisi pendanaan, hingga strategi mobilisasi sumber daya domestik melalui integrasi APBD, kolaborasi lintas sektor, dan peran swasta melalui CSR.

Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Setdako Tanjungpinang

Bagikan postingan ini